Dynamic Glitter Text Generator at TextSpace.net TITIAN ILMU
Glitter Text Generator at TextSpace.net
Dynamic Glitter Text Generator at TextSpace.net

Rabu, 25 Maret 2020

10 Pantai Menawan di Filipina

10 Pantai Menawan di Filipina


Selain Indonesia, negara yang masuk dalam daftar negara dengan pulau terbanyak di dunia di Asia Tenggara adalah Filipina. Negara kepulauan yang sangat besar ini memiliki 7.107 pulau.

Pulau-pulau di Filipina terbagi menjadi tiga kelompok pulau besar, yaitu Pulau Luzon, Pulau Visayas, dan Pulau Mindanao. Ketiga pulau tersebut dibagi lagi menjadi 18 daerah, 81 provinsi, 144 kota, dan 1.490 kota madya. Karena merupakan negara kepulauan sama seperti Indonesia, Filipina juga memiliki banyak pemandangan alam yang indah, terutama adalah pantai.

1. El Nido

El Nido Titian Ilmu by Leekhien
El Nido merupakan salah satu pantai pasir putih yang sangat indah di Filipina. Pantai ini juga seringkali disebut sebagai perbatasan akhir Filipina. Lokasinya di sebelah barat daya kota Manila.

Untuk datang ke sana, kamu harus menuju ke Palawan terlebih dahulu menggunakan pesawat atau menggunakan jalur darat. Nah, dari Palawan ke El Nido, kamu harus menempuh perjalanan darat selama kurang lebih lima jam.

Tak hanya memanjakan mata, El Nido juga menawarkan berbagai kegiatan air yang menarik, misalnya menyelam. Dengan kondisi perairan yang jernih dan biota laut yang sangat beragam, kamu dijamin tidak akan menyesal telah menghabiskan waktu di pantai ini. Perairannya kaya akan biota, sehingga akan banyak ditemui jenis mamalia laut di tempat ini.

Untuk waktu terbaik mengunjungi El Nido adalah sekitar bulan Desember sampai Maret. Di bulan-bulan itu, cuaca masih nyaman dan kering (namun tidak terlalu kering) dan, biasanya, jarang ada pengunjung. Meski sebenarnya tempat ini tidak sepenuh Boracay dan Bohol, atau Halong Bay di Vietnam.

Pemandangan alam di pantai ini luar biasa cantik. Ada sekitar 50 pantai pasir putih di sekitar Pulau El Nido dengan lima tipe hutan dan tiga habitat laut besar. El Nido dikelilingi oleh pegunungan kapur yang tampak berkilau. Air lautnya yang jernih sangat menyegarkan dan memanjakan mata.

Di bawah laut, terdapat berbagai spesies ikan tropis yang berwarna-warni. Bahkan, kalau kamu sedang hoki, kamu bisa bertemu dengan lumba-lumba yang imut sampai hiu sirip putih di pantai ini. Karena keindahan alamnya itu, El Nido pernah berada di posisi teratas daftar pantai terindah di dunia. Saat ini, ia berada di nomor 14 pantai terbaik di dunia versi CNN. Jadi, kalau kamu mengunjungi Filipina, jangan lupa untuk mengunjungi tempat ini.

2. Samal Island

Samal Island Titian Ilmu by Leekhien
Samal Island, yang juga terkenal dengan nama Garden City of Samal, adalah sebuah pulau yang terletak di kawasan Davao, Filipina. Lokasi tepatnya berada sekitar 2 km dari Davao City, ibu kota Mindanao. Untuk menuju ke lokasi, kamu bisa terbang dari Manila menuju Davao City, kemudian melakukan perjalanan menggunakan ferry selama 10 menit.

Saat ini, Samal Island telah dilengkapi dengan lebih dari 70 resort yang mengelilingi pulau. Jadi, tempat ini memang sangat cocok untuk melepas penat dengan menginap sambil menyaksikan pemandangan laut yang indah.

Selain unik dan cantik karena pemandangannya, pulau ini juga memiliki legenda yang cukup menarik. Konon, tempat ini adalah tempat yang melahirkan kisah The Legend of White Rock. Legenda tersebut mengisahkan adanya sepasang kekasih yang hilang ketika berjalan-jalan di lokasi ini. Bahkan, hingga sekarang, masih ada lokasi-lokasi yang cukup misterius, seperti Gua Baga dan Poion Balete.

Samal Island memiliki pasir putih yang cantik dan perairan biru yang jernih. Di sini, kamu bisa menyaksikan berbagai margasatwa, air terjun, dan gua-gua yang megah dan menakjubkan. Biasanya, pengunjung yang datang cenderung menikmati berjemur di pesisir pantai atau hanya duduk-duduk menikmati pemandangan.

Tempat ini juga memiliki Taman Konservasi Kelelawar Montfort, di mana kamu bisa melihat lebih dari dua juta kelelawar buah. Angka tersebut masuk ke Guiness Book of World Records sebagai jumlah kelelawar buah terbanyak yang ada di dalam sebuah gua. Selain itu, kamu juga bisa mampir ke gunung tertinggi di Filipina, Gunung Apo.

3. Boracay

Boracay Titian Ilmu by Leekhien
Boracay adalah salah satu pulau kecil di Filipina. Ia berjarak 315 km dari Manila, tepatnya di Provinsi Aklan. Pulau ini menjadi tujuan terpopuler di kalangan wisatawan. Bahkan, ia sampai mendapat predikat sebagai Pulau Terbaik di Dunia pada tahun 2012 oleh sebuah majalah travelling internasional, Travel + Leisure.

Salah satu pantai terbaik di Boracay, Pantai Puka, juga masuk ke dalam daftar 100 Pantai Tercantik di Dunia versi CNN. Untuk sampai ke sana, kamu tinggal harus terbang ke Caticlan dan menempuh perjalanan darat menuju Caticlan Jetty Port, kemudian menaiki perahu hingga sampai ke Boracay.

Keindahan yang ditawarkan oleh Boracay memang tidak main-main. Ia memiliki pasir putih yang menawan dan air laut yang jernih memikat hati. Boracay Island memiliki empat pantai yang cukup terkenal, yaitu White Beach, Puka Beach, Bailing Hai Beach, dan Bulabog Beach.

Di antara keempat pantai tersebut, White Beach adalah yang paling terkenal dan paling ramai pengunjung. Sedangkan Puka Beach adalah gambaran sempurna sebuah pulau tropis, berpasir putih, airnya jernih, dan sepi. Sangat cocok untuk piknik dan bersantai, keluar sejenak dari hiruk pikuk kehidupan.

Nah, untuk kamu yang ingin bermain olahraga air, maka Bulabog Beach dan Bailing Hai Beach adalah yang paling cocok. Kedua pantai tersebut menawarkan berbagai fasilitas olahraga air seperti snorkeling dan kiteboarding.

Selain itu, ada banyak aktivitas yang bisa dilakukan di sini. Pertama, tentu saja berenang di lautnya. Setelah itu, kamu bisa berkuda menyisir pantai atau bermain bola voli yang menyenangkan. Kamu juga bisa berlayar ke sisi lain pulau dan berenang di atas bar terapung, ditemani minuman spesial dari Boracay Island. Yang tidak boleh ketinggalan adalah pemandangan matahari terbenam di pantai ini. Boracay Island adalah salah satu spot terbaik untuk menikmati sunset.

4. Bantayan Island

Bantayan Island Titian Ilmu by Leekhien
Bantayan Island terletak di sebelah barat ujung utara Cebu. Untuk menuju ke lokasi, kamu harus terbang dari Manila menuju Cebu. Setelah itu, menempuh perjalanan darat selama kurang lebih tiga jam dan dilanjutkan dengan perjalanan laut menggunakan kapal feri selama satu jam.

Bantayan Island adalah tempat favorit dan tujuan populer dari para backpacker. Karena pengelola nya membiarkan pantai ini tetap menjadi tradisional. Jadi, di tempat ini tidak ada hotel mewah, pusat perbelanjaan, dan toko-toko besar. harga makanannya pun relatif murah namun tetap lezat.

Sampai sekarang, tempat ini masih memiliki beberapa desa nelayan lokal. Sebagai salah satu wilayah strategis Spanyol, kamu masih bisa menemukan jejak warisan di tempat ini. Bahkan, di sini masih ada banyak rumah tua Spanyol dengan desain era zaman dahulu.

Karena sepi, tempat ini sangat cocok untuk dijadikan tempat menenangkan diri. Akan tetapi, hindari mengunjungi Bantayan Island sekitar sepekan sebelum paskah. Pasalnya, pada hari-hari itu, wisatawan akan sangat memadati lokasi ini.

5. Cebu

Cebu Titian Ilmu by Leekhien

Kebanyakan wisatawan yang berkunjung ke Cebu terlalu banyak menghabiskan waktu di pusat kota. Padahal, tempat ini memiliki keindahan yang lebih banyak di bagian utara atau selatan. Jaraknya memang cukup jauh, sekitar 5 jam perjalanan menggunakan bus. Tetapi, pengalaman yang akan kamu dapatkan tidak akan terlupakan ketika kamu sampai di tempat tujuan.

Di sebelah utara Cebu, terletak tiga tempat wisata yaitu Malapascua Island, Bantayan Island, dan Camotes Island. Malapascua Island adalah pulau kecil yang terkenal untuk menyelam. Ada juga Bantayan Island yang sudah dibahas sebelumnya. Kemudian Camotes Island yang mirip dengan Malapascua Island namun lebih besar dan terdiri dari empat pulau yang sudah saling terhubung.

Sedangkan di bagian selatan, kita bisa mendapati Moalboal yang juga terkenal unutk menyelam. Di sana, ada dua pantai indah yaitu Panangsama Beach dan White Beach. Selain Moalboal, ada juga Oslob yang terkenal dengan whale-shark swimming nya. Kawasan ini juga memiliki area dengan beberapa air terjun cantik yang dikenal dengan Kawasan Falls.

6. Pangudpud

Pangudpud Island Titian Ilmu by Leekhien
Pangudpud adalah pulau yang ada di jarak 350 mil sebelah utara kota Manila. Bagi yang ingin menginap, tidak perlu khawatir, lokasi ini telah menyediakan berbagai penginapan dengan harga yang terjangkau. Jadi, kamu tidak perlu kerepotan mencari penginapan yang terletak di sekitar pantai.

Pantai Pagudpud seringkali disamakan dengan pantai di Hawaii. Ia memiliki pasir pantai berwarna putih dan bersih. Lokasinya menghadap ke barat, jadi sangat sempurna untuk menyaksikan sunset yang menawan. Di Pantai Pagudpud juga ada kincir angin berjejer dengan ketinggian mencapai 70 meter.

Banyak sekali kegiatan yang dapat dilakukan oleh para wisatawan. Mulai dari berenang, bermain air, surfing, atau boating. Jika ingin sekadar duduk dan menikmati keindahan pantai juga sangat dibolehkan.

7. Palawan Island

Palawan Island Titian Ilmu by Leekhien
Pulau Palawan kembali dinobatkan sebagai pulau terbaik di dunia dari penghargaan oleh Travel + Leisure. Salah satu pembaca Travel + Leisure menyatakan bahwa Palawan adalah salah satu destinasi impian para pecinta pantai. Ia terletak di wilayah barat Filipina, dikelilingi 1.800 pulau kecil. Bahkan, pulau ini mendapat predikat sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO.

Salah satu tempat di Pulau Palawan yaitu Puerto Princesa Subterranean River National Park juga dinobatkan sebagai salah satu dari tujuh keajaiban dunia. Pulau ini semakin terkenal setelah menjadi lokasi syuting film-film Hollywood, yaitu "The Bourne Legacy", "The Beach", dan "James Bond: The World is Not Enough".

Palawan merupakan lokasi yang luar biasa dan magis. Keindahan Pulau Palawan mengalahkan pulau tersohor lainnya, seperti Bali di Indonesia, Santorini di Yunani, dan Maui dan Kauai di Hawai. Topografi pulau ini memang unik. Ia dilengkapi dengan tebing, batu kapur, dan sungai bawah tanah sepanjang 8,2 kilometer.

8. Panglao Island

Panglao Island Titian Ilmu by Leekhien
Pulau Panglao telah memperoleh reputasi sebagai salah satu tujuan favorit wisatawan di Filipina. Lokasinya ada di sebelah barat daya Bohol dan timur Cebu. Menariknya lagi, tempat ini tidak terlalu jauh dari berbagai objek wisata yang lain, seperti Chocolate Hills, Sungai Loboc, Tarsius Sanctuary, dan air terjun serta gua-gua cantik lainnya.

Untuk mencapai Panglao Island, kamu bisa terbang dari Manila ke Bohol, kemudian melakukan perjalanan darat selama 30 menit. Di sekitar Pulau Panglao sudah ada penginapan yang berjajar di sepanjang pantai, lengkap dengan berbagai fasilitas yang menyenangkan.

Tempat ini memiliki terumbu karang yang menakjubkan. Sehingga, sangat layak masuk ke salah satu daftar tujuan snorkeling kamu. Selain terumbu karang, para wisatawan juga bisa melihat lumba-lumba atau paus, sampai melakukan scuba diving bersama barakuda dan ular laut. Kamu juga bisa menikmati pemandangan matahari terbenam dari tempat ini.

9. Coron Island

Coron Island Titian Ilmu by Leekhien
Coron Island adalah pulau terbesar nomor 3 di Kepulauan Calamian, Palawan, Filipina. Untuk mencapai Coron Island, kamu harus terbang dari Manila menuju Cebu. Setelah itu, perjalanan dilanjutkan melalui darat selama kurang lebih 40 menit.

Salah satu yang terkenal dari Coron Island adalah adanya bangkai kapal Jepang bekas Perang Dunia II. Airnya relatif lebih tenang dan adanya formasi bebatuan tak jauh dari bangkai kapal menambah daya tarik Coron Island.

Pantainya sangat cocok untuk dijadikan tempat menyelam. Sebab, kecantikan terumbu karang dan biota lautnya tidak boleh dilewatkan begitu saja. Panorama nya sekilas mirip dengan Raja Ampat, Papua, atau Phi Phi Island, Thailand, yaitu bebatuan karang besar yang mengitari pulau.

10. Mactan Island

Mactan Island Titian Ilmu by Leekhien
Mactan Island adalah pusat industri mebel dan alat musik. Lokasi tepatnya berada di Provinsi Cebu, Filipina. Pulau dengan luas wilayah 65 kilometer persegi dan jumlah penduduk kurang lebih 400 ribu jiwa ini memiliki bandara di tengah nya yang bernama Mactan-Cebu International Airport. Salah satu tempat industri terkenal di Mactan Island adalah Mactan Export Processing Zone atau MEPZ yang telah dibuka sejak tahun 1979. 

Di Mactan Island, wisatawan dapat melakukan snorkeling, diving, kegiatan budaya, hingga jet ski. Karena terdiri dari beberapa pulau kecil yang berdekatan, Pulau Mactan menjadi spot ideal untuk melakukan jelajah pulau. Masing-masing pulau memiliki atraksi yang menarik, seperti jet ski, diving, snorkeling, dan lain-lain.

Selasa, 24 Maret 2020

7 Desa Tersembunyi Paling Unik di Dunia, Terletak di Kawah Gunung Merapi hingga Tengah Gurun Pasir

7 Desa Tersembunyi Paling Unik di Dunia, Terletak di Kawah Gunung Merapi hingga Tengah Gurun Pasir



Tempat yang tenang, hamparan rumput hijau, dan udara yang segar merupakan ciri identik sebuah desa. Namun ternyata di berbagai belahan dunia ini ada beberapa desa tersembunyi yang paling unik di dunia.
Keunikan desa tersembunyi ini ada pada letaknya yang tak biasa. Beberapa tempat dianggap sebagai tempat yang tidak bisa dihuni, namun nyatanya warga desa di sana bisa berkembang dan beradaptasi dengan alam di sekitarnya.
Contoh ada sebuah desa di dalam sebuah kawah gunung berapi, rumah-rumah tebing yang terbuat dari tanah liat, atau desa di tengah Grand Canyon.
Inilah 7 desa tersembunyi di tempat yang tak terbayangkan dilansir dailymail.co.uk.



1. Aogashima, Laut Filipina

Aogashima, Filipina Titian Ilmu by Leekhien
Aogashima adalah pulau Jepang vulkanik di Laut Filipina. Pulau ini dikelola oleh Tokyo dan sekitar 358 kilometer (222 mil) selatan Tokyo dan 64 kilometer (40 mil) selatan Hachijō-jima. Ini adalah pulau paling selatan dan paling terpencil di kepulauan Izu. 

Desa Aogashima mengelola pulau di bawah Subprefektur Hachijō di Tokyo Metropolis. Luas pulau ini adalah 8,75 km2 (3,38 mil persegi) dan, pada 2014, populasinya adalah 170. Aogashima juga berada dalam batas Taman Nasional Fuji-Hakone-Izu.

Sejarah pemukiman manusia di Aogashima tidak pasti. Sebagian besar orang di Aogashima adalah orang Jepang. Pulau ini disebutkan dalam catatan periode Edo yang disimpan di Hachijō-jima, yang mencatat aktivitas gunung berapi pada tahun 1652, dan dari tahun 1670 hingga 1680. Kawanan gempa bumi pada bulan Juli 1780 diikuti oleh uap yang naik dari danau di Kaldera Ikenosawa. Gempa bumi lebih lanjut pada bulan Mei 1781 menyebabkan letusan. Pada April 1783, aliran lahar dari kerucut Maruyama mengakibatkan evakuasi semua 63 rumah tangga di pulau itu. Selama letusan besar-besaran di tahun 1785, sekitar 130–140 dari populasi 327 pulau lenyap.

Desa ini berada di dalam pulau vulkanik tropis di Laut Filipina. Terakhir kali gunung api kelac C ini meletus adalah tahun 1780-an dan terbukti membahayakan warga yang tinggal di pulau itu.
Namun lebih dari 50 tahun kemudian, penduduk yang telah melarikan diri dari pulau itu kembali dan sekarang ada 200 penduduk desa yang berani tinggal di sana.



2. Coober Pedy, Australia


Coober Pedy, Australia Titian Ilmu by Leekhien
Coober Pedy adalah sebuah kota di utara Australia Selatan, 846 km (526 mil) di utara Adelaide di Stuart Highway. Dalam Sensus 2016, ada 1.762 orang di Coober Pedy (Wilayah Pinggiran Kota). Dari jumlah tersebut, 962 adalah laki-laki dan 801 adalah perempuan. Ada 302 orang Aborigin atau Penduduk Selat Torres yang merupakan 17,1% dari populasi. Kota ini kadang-kadang disebut sebagai "ibu kota opal dunia" karena jumlah opal berharga yang ditambang di sana. Coober Pedy terkenal dengan tempat tinggal di bawah tanahnya, yang disebut "ruang istirahat", yang dibangun dengan cara ini karena panasnya siang hari yang sangat panas. Nama "Coober Pedy" berasal dari istilah Aborigin setempat, kupa-piti, yang berarti "lubang air bocah".

Opal pertama ditemukan di Coober Pedy pada 1 Februari 1915; sejak saat itu kota ini telah memasok opal berkualitas permata paling dunia. Coober Pedy hari ini sangat bergantung pada pariwisata seperti halnya industri pertambangan opal untuk menyediakan pekerjaan dan keberlanjutan bagi masyarakat. Coober Pedy memiliki lebih dari 70 bidang opal dan merupakan area penambangan opal terbesar di dunia.



3. Isortoq, Greenland

Isortoq, Greenland Titian Ilmu by Leekhien

Isertoq, Greenland Barat adalah pemukiman di kotamadya Sermersooq, di Greenland tenggara. Populasinya adalah 93 pada tahun 2010. 

Populasi Isertoq telah menurun hampir setengah relatif terhadap tingkat 1990, dan 27 persen relatif terhadap tingkat 2000, mencerminkan depopulasi Kuummiit dan Tiniteqilaaq terdekat. Cargobike Arktik, Isortoq, dinamai untuk karakter Isertoq yang benar-benar terpencil. 

Selama hari kerja Air Greenland melayani desa sebagai bagian dari kontrak pemerintah, dengan penerbangan dari Isortoq Heliport ke Bandara Nuuk dan Bandara Kulusuk. 

Ada 64 orang yang tinggal di desa Isortoq, Greenland, yang berada di tengah mil dari salju dan es.

Dulunya, penduduk setempat hanya bisa bertahan dengan makan daging. Namun semenjak ada supermarket di sini, mereka bisa makan-makanan lainnya.



4. Gasadalur, Denmark

Gasadalur, Denmark Titian Ilmu by Leekhien

Gásadalur (Danish: Gåsedal) adalah sebuah desa yang terletak di sisi barat Vágar, Kepulauan Faroe, dan menikmati pemandangan panorama Pulau Mykines.



Gásadalur terletak di tepi Mykinesfjørður, dikelilingi oleh pegunungan tertinggi di Vágar. Menara afrnafjall hingga ketinggian 722 meter di utara, dan Eysturtur di timur setinggi 715 meter. Di sini juga, pemandangan selatan ke Tindhólmur dan Gáshólmur cukup luar biasa. Eysturtindur menerjemahkan ke bahasa Inggris sebagai "Puncak di Timur". 

Situs pendaratan kapal sangat buruk, karena letaknya agak lebih tinggi dari pantai. Jadi, jika penduduk ingin menangkap ikan, mereka wajib menjaga perahu mereka di dekat Bøur. Pada tahun 1940, selama pendudukan Inggris di Kepulauan Faroe, sebuah tangga dibangun dari pantai ke desa.

Untuk mencapai desa-desa lain melalui darat, penduduk harus menempuh rute terus-menerus melewati pegunungan setinggi lebih dari 400 meter. Isolasi ini menjelaskan mengapa populasi desa menurun. Pada tahun 2002 hanya ada enam belas orang yang tinggal di Gásadalur, dan beberapa rumah kosong hari ini. Itu memiliki populasi 18 pada 2012 yang tinggal di sini dengan pemandangan tebing terjal yang menghadap ke Teluk Atlantik Utara. 

Pada tahun 2004 terowongan Gásadalstunnilin diledakkan melalui batu, dan menjadi mungkin untuk dilalui dengan mobil. Sebelumnya, untuk ke desa lain, mereka harus naik kuda di atas gunung setinggi 400 m. Warga berharap ini akan berarti bahwa populasi desa akan meningkat lagi. Ada peluang bagus untuk bertani, dan jumlah lahan yang sama seperti di Bøur, tetapi di sini hanya beberapa yang merupakan tanah kerajaan, sementara kebanyakan dari mereka adalah tanah hak milik.


5. Huacachina, Peru

Huacachina, Peru Titian Ilmu by Leekhien

Huacachina (dari penjaga Quechua wakachina, mungkin disingkat dari wakachina qucha yang berarti 'laguna tersembunyi') adalah sebuah desa yang dibangun di sekitar oasis kecil dan dikelilingi oleh bukit pasir di barat daya Peru. Berjarak sekitar lima kilometer dari kota Ica di Distrik Ica, Provinsi Ica. Oasis ini diperkenalkan sebagai fitur di bagian belakang 50 not nuevo sol pada tahun 1991. Huacachina memiliki populasi permanen sekitar 100 orang, meskipun ia menampung puluhan ribu turis setiap tahun.

Huacachina dibangun di sekitar danau gurun alami kecil, yang biasa disebut sebagai "oasis Amerika". Itu adalah sebuah resor yang ditujukan untuk keluarga-keluarga lokal dari kota terdekat Ica, dan semakin menjadi daya tarik bagi para wisatawan yang tertarik dengan olahraga sandboarding di bukit pasir yang tingginya mencapai beberapa ratus kaki. Aktivitas populer lainnya termasuk naik kereta dune pada kereta yang dikenal secara lokal sebagai areneros.

Menurut legenda setempat, air dan lumpur di daerah itu bersifat terapeutik. Baik penduduk setempat maupun wisatawan sering mandi di perairan atau menutupi diri mereka dengan lumpur dalam upaya untuk menyembuhkan penyakit seperti radang sendi, rematik, asma, dan bronkitis. 

Legenda menyatakan bahwa laguna itu dibuat ketika seorang putri asli yang cantik melepas pakaiannya untuk mandi, tetapi setelah melihat ke cermin dia melihat seorang pemburu pria mendekatinya dari belakang. Karena kaget pada intrusi, dia melarikan diri dari daerah yang meninggalkan cerminnya yang berubah menjadi danau. Versi lain menyatakan bahwa ia melarikan diri, meninggalkan genangan air yang telah dimandikannya untuk menjadi laguna. Lipatan mantelnya, mengalir di belakangnya saat dia berlari, menjadi bukit pasir di sekitarnya. Wanita itu sendiri dikabarkan masih tinggal di oasis sebagai putri duyung. 

Danau itu diciptakan oleh rembesan alami dari akuifer bawah tanah, tetapi peningkatan pengeboran sumur mulai mengancam pasokan itu di awal tahun 2000-an. Untuk mengimbangi kehilangan ini, dan melestarikan oasis sebagai tujuan turis, kelompok bisnis lokal mulai memompa air ke danau pada tahun 2015.

Diumumkan pada tahun 2016 bahwa ilmuwan Peru Marino Morikawa, yang menciptakan sistem nanobubble untuk mendekontaminasi Danau El Cascajo, akan memimpin proyek untuk memulihkan laguna Huacachina.


6. Tebing Bandiagara, Mali

Tebing Bandiagara, Mali Titian Ilmu by Leekhien

Bandiagara adalah sebuah kota kecil dan komunitas urban di Wilayah Mopti Mali. Nama ini diterjemahkan secara kasar menjadi "mangkuk makan besar" - mengacu pada mangkuk umum yang disajikan.
Dalam video musik untuk lagu Reset oleh Three Trapped Tigers ditampilkan sebagai lokasi rune alien.Furore, Italia


Bandiagara adalah 65 km sebelah timur laut dari Mopti. Sungai musiman, Yamé, mengalir ke arah timur laut melalui kota. Populasi meliputi sejumlah kelompok etnis yang berbeda termasuk Dogons, Fulani dan Bambaras. 
Bandiagara dikatakan didirikan pada 1770 oleh Nangabanu Tembély, seorang pemburu Dogon. Pada tahun 1864, Tidiani Tall, keponakan dan penerus El Hadj Umar Tall, memilih Bandiagara sebagai ibu kota kerajaan Toucouleur.
Ini adalah tempat kelahiran penulis Mali Amadou Hampâté Bâ, Madina Ly-Tall dan Yambo Ouologuem.

Sampai tahun 2018 kota itu tetap tidak aman dengan serangan terhadap hotel-hotel yang digunakan oleh staf PBB dilaporkan.

Desa ini terbuat dari tanah liat. Ia merupakan tempat tinggal orang-orang Dogon di Afrika Barat. Rangkaian ruang tanah liat ini terdiri dari rumah, lumbung, altar, tempat suci, dan tempat pertemuan komunal.


7. Furore, Italia

Furore, Italia Titian Ilmu by Leekhien

Furore adalah kota dan komune di provinsi Salerno di wilayah Campania Italia barat daya. Furore terletak di Pantai Amalfi.



Kotamadya Furore berkembang dari permukaan laut, di mana terdapat dusun Fiordo di Furore, dan sebuah paroki kecil yang sebagian milik Praiano bernama Marina di Praia, hingga Agerola (550 meter di atas permukaan laut). Desa ini dibagi menjadi 3 distrik (contrade): Cicala (Sant'Elia), Ciuccio (Santo Jaco) dan Gatta (Sant'Agnelo).

Desa kuno ini terkenal dengan rumah-rumah berwarna cerah yang dihiasi dengan murah. Letaknya di wilayah di Italia barat daya.

Desa Furore dijuluki “desa yang tidak ada” karena letaknya tidak tercatat di peta.
















































Recent Comment

Statistic Blog

Anda Pengunjung Ke

Total Tayangan Halaman

Al Qur'an

Semoga Bermanfaat Bagi Pembaca
Wassalamu Alaikum Wr. Wb.