Dynamic Glitter Text Generator at TextSpace.net TITIAN ILMU
Glitter Text Generator at TextSpace.net
Dynamic Glitter Text Generator at TextSpace.net
Tampilkan postingan dengan label Mutiara Hikmah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mutiara Hikmah. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 11 April 2020

"Corona" Lagu Baru Bimbo Yang Dibuat Terkait Pandemi COVID 19

۞﷽۞ MUTIARA HIKMAH ۞﷽۞

╭⊰✿️•┈•┈•⊰✿ৡৢ˚❁🕌❁˚ৡ✿⊱•┈•┈•✿️⊱╮

✦* "Corona" Lagu Baru Bimbo Yang Dibuat
      Terkait Pandemi COVID-19 *✦
 •┈┈•⊰✿┈•ৡৢ❁˚💚🌹🌟🌹💚˚❁ৡ•┈✿⊱•┈┈•
                        ╭⊰✿ •̩̩̩͙े༊

بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــــمِ

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Bimbo - Corona Titian Ilmu by Leekhien
Lagu terbaru grup musik Bimbo berjudul "Corona" yang diinspirasi oleh pandemi virus corona COVID-19 viral di dunia maya. Lagu "Corona" Bimbo ini dibuat khusus atas permintaan Doni Monardo, Kepala Gugus Tugas Penanganan COVID-19 dan Ketua BNPB.

Lagu "Corona" viral setelah ada warganet yang menyebut lagu tersebut sudah muncul sejak 30 tahun lalu. Liriknya, yang berbunyi "corona datang, Tuhan mencuci dunia, membungkam kesombongan manusia" tampak cocok dengan kondisi Indonesia saat ini yang tengah menghadapi pandemi corona.

Namun, Bimbo memastikan lagu ini adalah lagu yang baru saja direkam, alias bukan lagu lama.

"Lagunya baru-baru ini di-mixing dan lain-lain. Pas minggu kemarin di studio Batu Nunggal, lagu khusus soal corona,"

Bimbo memastikan, lagu "Corona" sama sekali belum dirilis. Bahkan belum diberikan kepada Doni Monardo, selaku pihak yang meminta mereka membuat lagu tentang pandemi COVID-19. Namun, tiba-tiba lagu ini sudah tersebar, tidak hanya di jejaring WhatsApp, tetapi juga di Youtube.

"Diminta sama Doni Monardo. Eh belum dikasihin ke orangnya yang minta lagu. Tahu-tahu sudah kesebar di YouTube, grup WhatsApp sama sosmed," keterangan Bimbo.

Bimbo, grup musik asal Bandung, terdiri dari Samsudin "Sam" Hardjakusumah, Darmawan "Acil" Hardjakusumah, Jaka Purnama Hardjakusumah, ditambah Parlina "Iin" Hardjakusumah. Grup musik ini sudah terbentuk pada 1967 dengan nama Trio Los Bimbos yang terdiri dari Sam, Acil, dan Jaka. Nama yang berbau Latin ini kemudian diubah jadi Trio Bimbo.

Masuknya Iin Parlina membuat grup ini kemudian mengubah nama jadi Bimbo. Pada tahun 1980-an, Bimbo memproduksi lagu-lagu dengan tema kritik sosial dan bertema religius. Beberapa lagu Bimbo yang akrab di telinga di antaranya "Tuhan", "Tante Sun", "Bermata Tapi Tak Melihat", atau "Ada Anak Bertanya pada Bapaknya". Selain itu, ada "Rindu Rasul" dan "Sajadah Panjang".


Semoga dapat memberikan manfaat kepada kita semua. Aamiin......

┏🕊Titian Ilmu🇮🇩━━━━━━━━┓

*۞اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ۞*
•┈◎❅❀❦|| 🕋🌻🌹🦋🌻🌹🕋 ||❦❀❅◎┈•


Malaikat Rokib dan Atib

۞﷽۞ MUTIARA HIKMAH ۞﷽۞

╭⊰✿️•┈•┈•⊰✿ৡৢ˚❁🕌❁˚ৡ✿⊱•┈•┈•✿️⊱╮

✦* Malaikat Rokib dan Atib *✦
 •┈┈•⊰✿┈•ৡৢ❁˚💚🌹🌟🌹💚˚❁ৡ•┈✿⊱•┈┈•
                        ╭⊰✿ •̩̩̩͙े༊

بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــــمِ

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


Malaikat ini sebenarnya dinamakan dengan Kiraman Katibin.

Kirâman Kâtibîn (Arab: كراماً كاتبين) adalah dua malaikat yang terletak di bahu kanan dan kiri setiap makhluk-Nya. Menurut syariat Islam, jika ada seseorang yang melakukan amal (perbuatan) yang lebih dominan, maka ia akan dikirim berdasarkan perbuatan semasa hidupnya di dunia, entah ke Jannah atau Jahannam. Para malaikat ini termasuk dalam golongan Hafazhah (Para Penjaga).

Tidak ada penjelasan lebih lanjut bahwa apakah nama-nama malaikat itu bernama Raqib dan Atid, yang dikenal sebagai Kirâman Kâtibîn. Pada akhir salat, umat muslim beraliran sunni selalu menghormati para malaikat ini.

Kedua malaikat ini disebutkan dalam Al Qur'an pada surah Qaaf, Al Infithaar, Ar-Ra’du dan Az-Zukhruf, yang berbunyi:

“Gerak-gerik manusia dan perkataannya dicatat oleh para malaikat dalam Al Quran Qaaf 50:"Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya", "(yaitu) ketika dua orang malaikat mencatat amal perbuatannya, seorang duduk di sebelah kanan dan yang lain duduk di sebelah kiri". "Tiada suatu ucapanpun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir. (Qaaf 16 - 18.)”

“Padahal sesungguhnya bagi kamu ada (malaikat-malaikat) yang mengawasi (pekerjaanmu), Yang mulia (di sisi Allah) dan mencatat (pekerjaan-pekerjaanmu itu). (Al Infithaar 10 - 11)”

“Apakah mereka mengira bahwa Kami tidak mendengar rahsia dan bisikan-bisikan mereka? Sebenarnya (Kami mendengar), dan utusan-utusan (malaikat-malaikat) Kami selalu mencatat di sisi mereka. (Az-Zukhruf 80)”

“Sama saja (bagi Tuhan), siapa di antaramu yang merahasiakan ucapannya, dan siapa yang berterus terang dengan ucapan itu, dan siapa yang bersembunyi di malam hari dan yang berjalan (menampakkan diri) di siang hari. Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. (Ar-Ra’du 10-11) ”

Kitab amal manusia dan jin di Mahsyar

Kedua malaikat ini terkenal juga sebagai "Pencatat Yang Mulia", mereka menjadi saksi dan telah menuliskan kitab amal manusia dan jin, kitab amal akan berterbangan dari 'Arsy kearah leher tiap-tiap makhluk pada "Hari Penghakiman" di Mahsyar. Sesuai dengan beberapa surah di dalam Al-Qur'an, yaitu:“ Dan datanglah tiap-tiap diri, bersama dengan dia seorang malaikat penggiring dan seorang malaikat penyaksi. (Qaaf 21) ”

“Inilah Kitab (catatan) Kami, yang menuturkan kepadamu dengan benar; karena sesungguhnya Kami telah menyuruh mencatat segala perbuatan yang pernah kamu kerjakan. (Al Jaatsiah 29)”

“Dan tiap-tiap manusia itu, telah Kami tetapkan amal perbuatannya (sebagaimana tetap nya kalung) pada lehernya, dan Kami keluarkan baginya di hari Kiamat satu kitab yang dijumpainya dengan terbuka. Bacalah kitabmu: cukuplah dirimu sendiri pada hari ini sebagai penghisab terhadapmu. (Al Israa' 13-14)”

Lima malaikat bersama manusia

Dalam riwayat yang lain dijelaskan, ada lima malaikat yang menyertai manusia, yaitu:

Dua malaikat menjaga pada malam hari,
Dua malaikat menjaga pada siang hari, dan
Satu malaikat yang tidak pernah berpisah dengannya.

Hal tersebut dijelaskan dengan firman Allah yang artinya:

“Baginya (manusia) ada malaikat-malaikat yang bergantian (menjaganya), dimuka dan dibelakangnya. (Ar-Ra'd: 11)”

Yang dimaksud malaikat yang bergantian yaitu malaikat malam dan siang yang melindunginya dari setan dari golongan jin dan manusia. Kedua malaikat menulis amal kebaikan dan kejelekan di antara kedua bahunya, lidahnya sebagai pena, mulutnya sebagai tempat tinta dan ludahnya sebagai tinta, keduanya menulis amal manusia sampai datang hari kematiannya.

Allah Swt. berfirman tentang malaikat Kiraman Katibin: "Aku menanamkan mereka Kiraman Katibin karena ketika menulis amal kebaikan mereka naik ke langit dan memperlihatkannya kepada Allah dan mereka bersaksi atas hal tsb. dengan berkata: "Sesungguhnya hambaMu si fulan berbuat sesuatu kebaikan demikian dan demikian." Dan ketika menulis atas seorang hamba amal kejelekan, mereka naik dan memperlihatkannya kepada Allah dengan rasa susah dan gelisah.

Maka Allah Swt. berfirman pada malaikat Kiraman Katibin: "Apa yang diperbuat oleh hambaKu?" Mereka diam hingga Allah berfirman untuk yang kedua dan ketiga kalinya, lalu mereka berkata: "Ya Tuhanku, Engkau Dzat yang menutupi aib dan Engkau memerintahkan hamba-hambaMu agar menutupi aib-aib mereka. Sesungguhnya setiap hari mereka membaca kitabMu dan mereka mengharap kami menutupi aibnya."

Lalu malaikat Kiraman Katibin mengatakan yang mereka ketahui tentang apa yang diperbuat seorang hamba. Allah Swt. berfirman: "Maka sesungguhnya kami menutupi aib-aib mereka dan Engkaulah Dzat Yang Maha Mengetahui aib-aib."

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ ۞ الفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ ۞ وَالخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ ۞ نَاصِرِ الحَقِّ بِالحَقِّ ۞ وَالهَادِي إِلَى صِرَاطِكَ المُسْتَقِيمِ ۞ وَعَلَى آلِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ العَظِيمِ ۩

Jika semua ini benar itu karena bimbingan ALLAH SWT, dan jika ini semua salah berarti ini mutlak kesalahan saya. Mohon dimaafkan.🙏🙂🙏

Menuntut ilmu adalah "TAQWA"
Menyampaikan ilmu adalah "IBADAH"
Mengulang-ulang adalah "ZIKIR"
Mencari ilmu adalah "JIHAD"

ALLAH SWT menguji kalian lewat diriku...
Dan aku menguji diriku lewat kalian...

     
Semoga dapat memberikan manfaat kepada kita semua. Aamiin......

┏🕊Titian Ilmu🇮🇩━━━━━━━━┓

*۞اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ۞*
•┈◎❅❀❦|| 🕋🌻🌹🦋🌻🌹🕋 ||❦❀❅◎┈•


Setidaknya Kita Sudah Mencoba

۞﷽۞ MUTIARA HIKMAH ۞﷽۞

╭⊰✿️•┈•┈•⊰✿ৡৢ˚❁🕌❁˚ৡ✿⊱•┈•┈•✿️⊱╮

✦* Setidaknya Kita Sudah Mencoba *✦
 •┈┈•⊰✿┈•ৡৢ❁˚💚🌹🌟🌹💚˚❁ৡ•┈✿⊱•┈┈•
                        ╭⊰✿ •̩̩̩͙े༊

بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــــمِ

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


💝 Suatu sore…
Diiringi tetes air hujan, ku langkahkan kaki yang mulai enggan untuk dilangkahkan..
Menapaki selangkah demi selangkah jalan yang telah ditetapkanNYA

💓 Kelelahan jiwa dan raga Alhamdulillah terobati,
Setelah mendengar tawa  ayah dan bunda,
Tidak berniat menambah beban ayah dan bunda tapi..sebagai anak saat ini rasanya ingin dipeluk bunda.

💖 Kangen..tapi demi semua cita2 dan ingin memberikan yg terbaik untuk bunda..
Diantara tumpahan perasaan.

💏 Bunda hanya membalas dengan satu ucapan:”nak..jauh berjalan banyak yang dilihat dan lama hidup banyak yang dirasa”

💔 Rasanya bagaikan cair semua gunung es yang belakangan lama membeku..
“sabar nak..tugas kita hanya menjalani”

✍ Tidak ada perbandingan dalam kita
Allah memberikan apa yang terbaik untuk kita
Bukan apa yang kita mau...

👉 Mungkin jiwa dan raga ini
Masih terlalu”manja” dengan semua scenario Allah ..

💪 Yakin saja karena semua hanya
pinjaman sementara
Tak perlu bangga atau kecewa

☝ Terima kasih Allah atas anugerah terindah untukku: ayah dan bunda yang sangat luar biasa di mata dan hatiku.

☡ INGAT :
⚘ Sebaik apapun kita tetap kita
🌷 Tidak akan bisa terlihat
🌹 Sempurna di mata manusia

     
Semoga dapat memberikan manfaat kepada kita semua. Aamiin......

┏🕊Titian Ilmu🇮🇩━━━━━━━━┓

*۞اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ۞*
•┈◎❅❀❦|| 🕋🌻🌹🦋🌻🌹🕋 ||❦❀❅◎┈•


Kamis, 09 April 2020

Nasehat Emas Dari Imam Syafii

۞﷽۞ MUTIARA HIKMAH ۞﷽۞

╭⊰✿️•┈•┈•⊰✿ৡৢ˚❁🕌❁˚ৡ✿⊱•┈•┈•✿️⊱╮

✦* Nasehat Emas Dari Imam Syafii *✦
 •┈┈•⊰✿┈•ৡৢ❁˚💚🌹🌟🌹💚˚❁ৡ•┈✿⊱•┈┈•
                        ╭⊰✿ •̩̩̩͙े༊

بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــــمِ

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


Imam Syafii (150-204 H), seorang mufti besar Islam Sunni yang juga pendiri mazhab Syafi'i. Beliau dikenal sebagai gudangnya ilmu. Pernah berguru ilmu fiqih kepada Imam Malik bin Anas dan berhasil menghafal Kitab Al Muwattha' (kumpulan hadis) karya Imam Malik dalam 9 malam.

Nama asli beliau Abu Abdullah Muhammad bin Idris Asy-Syafi'i lahir di Gaza, Palestina, pada tahun 150 H (767 M) dan wafat di Mesir tahun 204 H (819 M). Imam Syafi'i tergolong kerabat dari Rasulullah SAW karena termasuk dalam Bani Muththalib, yaitu keturunan dari Al-Muththalib, yang merupakan kakek Nabi Muhammad SAW.

Berikut ini adalah kumpulan kata-kata mutiara dari Imam Syafi’i yang juga merupakan nasihat yang sangat berguna bagi kehidupan ini. Simak selengkapnya di bawah ini:

NASEHAT EMAS DARI IMAM SYAFI’I

1. “Bila kamu tak mau merasakan lelahnya belajar, maka kamu akan menanggung pahitnya kebodohan,” (Imam Syafi’i)

2. “Jangan cintai orang yang tidak mencintai Allah, kalau Allah saja ia tinggalkan, apalagi kamu,” (Imam Syafi’i)

3. “Barang siapa yang menginginkan husnul khatimah, hendaklah ia selalu berprasangka baik dengan manusia,” (Imam Syafi’i)

4. “Doa di saat tahajud adalah umpama panah yang tepat mengenai sasaran,” (Imam Syafi’i)

5. “Ilmu itu bukan yang dihafal tetapi yang memberi manfaat,” (Imam Syafi’i)

6. “Siapa yang menasehatimu secara sembunyi-sembunyi, maka ia benar-benar menasehatimu. Siapa yang menasehatimu di khalayak ramai, dia sebenarnya menghinamu,” (Imam Syafi’i)

7. “Berapa banyak manusia yang masih hidup dalam kelalaian, sedangkan kain kafan sedang ditenun” (Imam Syafi’i)

8. “Jadikan akhirat di hatimu, dunia di tanganmu, dan kematian di pelupuk matamu,” (Imam Syafi’i)

9. “Berkatalah sekehendakmu untuk menghina kehormatanku, diamku dari orang hina adalah suatu jawaban. Bukanlah artinya aku tidak mempunyai jawaban, tetapi tidak pantas bagi singa meladeni anjing,” (Imam Syafi’i)

10. “Amalan yang paling berat diamalkan Ada 3 (tiga). 1. Dermawan saat yang dimiliki sedikit. 2. Menghindari maksiat saat sunyi tiada siapa-siapa. 3. Menyampaikan kata-kata yang benar di hadapan orang diharap atau ditakuti,” (Imam Syafi’i)

11. “Orang yang hebat adalah orang yang memiliki kemampuan menyembunyikan kemelaratannya, sehingga orang lain menyangka bahwa dia berkecukupan karena dia tidak pernah meminta,” (Imam Syafi’i)

12. “Orang yang hebat adalah orang yang memiliki kemampuan menyembunyikan amarah, sehingga orang lain mengira bahwa ia merasa ridha,” (Imam Syafi’i)

13. “Orang yang hebat adalah orang yang memiliki kemampuan menyembunyikan kesusahan, sehingga orang lain mengira bahwa ia selalu senang,” (Imam Syafi’i)

14. “Apabila engkau memiliki seorang sahabat yang membantumu dalam ketaatan kepada Allah, maka genggam eratlah ia, jangan engkau lepaskan. Karena mendapatkan seorang sahabat yang baik adalah perkara yang sulit, sedangkan melepaskannya adalah perkara yang mudah,” (Imam Syafi’i).

15. “Menghindarkan telinga dari mendengar hal-hal yang tidak baik merupakan suatu keharusan, sebagaimana seseorang menyucikan tutur katanya dari ungkapan buruk,” (kata bijak Islami Imam Syafi’i).

     
Semoga dapat memberikan manfaat kepada kita semua. Aamiin......

┏🕊Titian Ilmu🇮🇩━━━━━━━━┓

*۞اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ۞*
•┈◎❅❀❦|| 🕋🌻🌹🦋🌻🌹🕋 ||❦❀❅◎┈•



Rabu, 08 April 2020

Kemuliaan Malam Nisfu Syaban

۞﷽۞ MUTIARA HIKMAH ۞﷽۞

╭⊰✿️•┈•┈•⊰✿ৡৢ˚❁🕌❁˚ৡ✿⊱•┈•┈•✿️⊱╮

✦* Kemuliaan Malam Nisfu Syaban *✦
 •┈┈•⊰✿┈•ৡৢ❁˚💚🌹🌟🌹💚˚❁ৡ•┈✿⊱•┈┈•
                        ╭⊰✿ •̩̩̩͙े༊

بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــــمِ

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


Malam Nisfu Syaban adalah malam penuh pengampunan. Sehingga umat muslim di seluruh dunia sangat merindukan malam itu. Banyak amalan yang bisa dilakukan.

Pada tahun ini, Malam yang juga dikenal sebagai Laylatul Bara’ah atau Laylatun Nisfe min Sha’ban di dunia Arab jatuh pada tanggal 8-9 April 2020.

Nisfu Sya’ban adalah peringatan pada tanggal 15 bulan kedelapan (Sya’ban) dari kalender Islam. Bulan ini merupakan bulan yang penuh dengan berkah dan juga kebaikan.

Banyak amalan yang sebaiknya dilakukan oleh umat Islam. Karena pada bulan inilah Allah SWT akan membuka pintu rahmat dan juga pintu ampun seluas-luasnya untuk umat di seluruh dunia.

Karena itulah, di bulan Sya’ban ini sangat di anjurkan untuk melakukan banyak ibadah sunah. Khususnya di saat Malam Nisfu Syaban.

Ada tiga amalan utama yang bisa dilakukan pada Malam Nisfu Syaban, amalan-amalan ini tentunya tidak akan ada pada bulan lainnya. Berikut ini tiga amalannya:

Berdoa
Amalan yang pertama yakni memperbanyak doa. Karena Allah SWT akan mengabulkan doa setiap muslim, kesuali orang-orang yang di dalam hatinya masih terdapat kemunafikan seperti yang tercatat dalam HR Al-Baihaqi.

Membaca kalimat syahadat
Selanjutnya yang kedua membaca dua kalimat syahadat sebanyak-banyaknya. Dua kalimat mulia ini dapat di baca kapan pun di manapun, akan lebih baik lagi jika di baca pada Malam Nisfu Syaban.

Istighfar
Dan yang ketiga adalah memperbanyak istighfar. Dengan melakukan istighfar tentu kita akan senantiasa menginat sang pencipta kita, Allah SWT.

Ketiga amalan yang bisa dilakukan oleh seluruh umat islan di malam Nisfu Syaban ini tentunya akan membuat orang-orang bersih tanpa dosa dalam menghadapi bulan suci Ramadhan yang sudah didepan mata.

Banyak kelebihan Malam Nisfu Syaban, antaranya malam ini adalah terbukanya pintu langit dan malam dimakbulkan doa. Berikut ini merupakan kelebihan malam Nisfu Syaban.

1. Dari sayyidina Ali: Baginda Rasulullah SAW maksudnya:

Apabila datang malam nisfu sya’ban maka beribadahlah di malamnya dan puasalah di siang harinya sesungguhnya Allah menurunkan rahmatNya dan para Malaikatnya pada malam itu dan berkata siapa yang minta rezeki ku beri, siapa meminta keselamatan aku pelihara, siapa yang hendak sesuatu maka akan ku kabulkan sampai terbit fajar.

2. Dari Muaz bin jabal, Bersabda baginda Rasulullahu SAW maksudnya:

pada malam nisfu sya’ban menurunkan Allah akan rahmatNyA dan para malaikatNya maka mengampuni Allah akan dosa-dosa hambanya.

Di riwayatkan bahawa pemindahan semua perkara dari lauhil mahfuz pada malam nisfu sya’ban dan selesai pada malam lailatul Qadar diserahkan urusan rezeki pada Malaikat Mikail urusan perang/gempa/bencana pada Malaikat Jibril, urusan amal pada Malaikat penghulu langit dunia dan urusan Musibah pada Malaikat maut.

3. Dari sayyidah Aisyah berkata:

Malam nisfu sya’ban aku terbangun dan rasulullah tidak ada di sampingku maka aku cari dan ternyata baginda ada di pekuburan sambil memandang ke langit kemudian berkata sungguh Allah menurunkan rahmatNya dan MalaikatNya ke langit dunia pada malam nisfu sya’ban dan mengampuni dosa hambanya

Rasulullah berdiri sembahyang dan kemudian sujud sangat lama sehingga aku menyangka beginda telah wafat.

Was-was aku melihat sedemikian maka aku gerak-gerakan hujung kaki beliau maka bergeraklah.

Kemudian aku kembali ke rumah dan ketika beginda selesai dari sembahyang, Baginda datang dan berkata: ”tahukah kamu malam apakah ini?”

Berkata Aisyah: Allah dan Rasulnya yang lebih tahu

Berkata Baginda : Malam ini adalah malam Nisfu sya’ban sesungguhnya Allah Memandang dan mengampuni Hamba-hambanya pada malam ini.

4. Dari Naufal al bakali bahwasanya:

sayidina Ali keluar rumah pada malam nisfu sya’ban dan memandang kelangit sambil berkata keluar pada malam nisfu sya’ban nabiullah Daud alaihissalam dan memandang kelangit dan berkata Ya Allah sesungguhnya malam ini adalah malam mustajab do’a tidak berdo’a seseorang melainkan engkau kabulkan.

5. Diriwayatkan dari Ka’ab al ahbar berkata:

Sesungguhnya Allah Mengutus malaikat Jibril pada malam nisfu sya’ban ke syurga dan memerintahkan dihiaskan syurga.

Allah melepaskan dari api neraka pada malam ini hambanya sebanyak bilangan bintang di langit, sebilangan hari dan malam di dunia, sebilangan daun-daun pepohonan, seberat gunung-gunung dan sebilangan pasir-pasir.

6. Pada malam Nisfu Sya’ban Allah menambahkan air Zam Zam.

Faedah amalan pada Nisfu Sya’ban

Disunatkan menghidupkan dan menghidupkan Malam Nisfu Sya’ban dengan beribadah seperti sembahyang sunat tasbih, Baca Alquran, Berzikir, Selawat, dan Berdoa dengan niat:

📖 Panjang umur sihat wal’afiat dalam taat dan ibadah kepada Allah.

📖 Selamat dari pada musibah, bala, penyakit, wabak penyakit.

📖 Minta rezeki yang halal dan kaya hati dari sekalian makhluk dan mati dalam keadaan husnul khatimah baik kesudahan.

📖 Dan sekurang-kurangnya pada malam Nisfu Sya’ban beribadah dengan mengerjakan Solat Isyak berjamaah dan Solat Subuh berjamaah.

Doa Malam Nisfu Sya'ban :

"Allaahumma yaa dzal manni walaa yumannu alaika ya dzal jalaali wal ikraam, Yaa dzath thauli wal in aam laa ilaaha illaa anta, dhahrul laajiin, Wa jaarul Mustajiiriin, Wa amaanul khaa ifiin.

Allahumma in kunta katabta nii indaka fii ummil kitaabi syaqiyyan aw mahruuman aw mathruudan aw muqtarran alayya fir rizqi famhu.

Allaahumma bi fadllika syaqaawatii wa hirmaanii wa thardii waq titaari rizqii wa ats-bitnii indaka fii ummil kitaabi sa 'iidan marzuuqan muwaf faqal lil khairaat. Fa innaka qulta wa qaulta wa qaulukal haqqu fii kitaabikal munazzali 'alaa nabiyyikal mursali, yamhul laahumaa yasyaa u wa yutsbitu wa indahuu ummul kitaabi.

Ilaahii bittajallil Aadhami fii lailatin nishfi min syahri syabaanil mukarramil latii yufraqu fiihaa kullu amrin hakiim wa yubram ishrif annii minal balaa i maa alamu wa maa laa alam wa anta allaamul ghuyuubi birahmatika yaa arhamar raahimiin.

Wa sallallaahu 'alaa sayyidinaa Muhammadiw wa 'alaa aalihii wa sahbihi wa sallama."

Artinya:

"Ya Allah Tuhanku, wahai Yang memiliki anugerah dan tiada yang memberi anugerah kepada-Mu, wahai Yang mempunyai keagungan dan kemuliaan, wahai yang mempunyai kekuasaan dan yang memberi nikmat, tiada Tuhan yang berhak di sembah kecuali Engkau, tempat bernaung bagi orang-orang yang mengungsi, tempat berlindung bagi orang-orang yang memohon perlindungan dan tempat yang aman bagi orang-orang yang ketakutan.Ya Allah Tuhanku, jika Engkau telah menetapkan diriku di dalam Ummul Kitab (Lauh Mahfuz) yang berada di sisi-Mu sebagai orang yang celaka, terhalang, terusir atau disempitkan rezekinya sudilah kiranya Engkau menghapuskan.

Ya Allah Tuhanku, berkat karunia-Mu apa yang ada dalam Ummul Kitab yaitu perihal diriku sebagai orang yang celaka, terhalang, terusir dan sempit rezeki. Dan sudilah kiranya Engkau menetapkan di dalam Ummul Kitab yang ada di sisi-Mu agar aku menjadi orang yang berbahagia, mendapat rezeki yang banyak lagi beroleh kesuksesan dalam segala kebaikan. karena sesungguhnya Engkau telah berfirman di dalam kitab-Mu dan firman-Mu adalah benar yang diturunkan melalui lisan Nabi yang Engkau utus, Allah menghapuskan apa yang Dia kehendaki dan menetapkan, dan di sisi-Nya ada Ummul Kitab.

Ya Tuhanku, Berkat penampilan yang maha besar (dari rahmat-Mu) pada malam pertengahan bulan sya'ban yang mulia ini diperincikanlah segala urusan yang ditetapkan dengan penuh kebijaksanaan. Sudilah kiranya Engkau menghindarkan diriku dari segala bencana yang aku ketahui dan yang tidak ku ketahui serta yang lebih Kau ketahui (dari diriku), dan Engkau Maha Mengetahui segala yang gaib, berkat rahmat-Mu wahai yang maha penyayang diantara para penyayang.

Dan semoga Allah melimpahkan rahmat kepada junjungan kita Nabi Muhammad beserta keluarga dan para sahabatnya, semoga Dia melimpahkan salam sejahtera (kepada mereka)."

     
Semoga dapat memberikan manfaat kepada kita semua. Aamiin......

┏🕊Titian Ilmu🇮🇩━━━━━━━━┓

*۞اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ۞*
•┈◎❅❀❦|| 🕋🌻🌹🦋🌻🌹🕋 ||❦❀❅◎┈•

Kamis, 02 April 2020

Adakah Anjuran Hubungan Intim Dimalam Jum'at

۞﷽۞ MUTIARA HIKMAH ۞﷽۞

╭⊰✿️•┈•┈•⊰✿ৡৢ˚❁🕌❁˚ৡ✿⊱•┈•┈•✿️⊱╮

✦* Adakah Anjuran Hubungan Intim Dimalam
      Jum'at *✦
 •┈┈•⊰✿┈•ৡৢ❁˚💚🌹🌟🌹💚˚❁ৡ•┈✿⊱•┈┈•
                        ╭⊰✿ •̩̩̩͙े༊

بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــــمِ

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


Di kalangan awam, terjadi pemahamann bahwa pada malam Jum’at itu disunnahkan. Bahkan inilah yang dipraktekkan.

Memang ada hadits yang barangkali jadi dalil, namun ada pemahaman yang kurang tepat yang dipahami oleh mereka.

Dari Aus bin Aus, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

مَنْ اغْتَسَلَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَغَسَّلَ ، وَبَكَّرَ وَابْتَكَرَ ، وَدَنَا وَاسْتَمَعَ وَأَنْصَتَ ، كَانَ لَهُ بِكُلِّ خُطْوَةٍ يَخْطُوهَا أَجْرُ سَنَةٍ صِيَامُهَا وَقِيَامُهَا

“Barangsiapa yang mandi pada hari Jum’at dengan mencuci kepala dan anggota badan lainnya, lalu ia pergi di awal waktu atau ia pergi dan mendapati khutbah pertama, lalu ia mendekat pada imam, mendengar khutbah serta diam, maka setiap langkah kakinya terhitung seperti puasa dan shalat setahun.”
(HR. Tirmidzi no. 496. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Ada ulama yang menafsirkan maksud  hadits penyebutan mandi dengan ghosala bermakna mencuci kepala, sedangkan ightasala berarti mencuci anggota badan lainnya. Demikian disebutkan dalam Tuhfatul Ahwadzi, 3: 3.
Bahkan inilah makna yang lebih tepat.

Ada tafsiran lain mengenai makna mandi dalam hadits di atas. Sebagaimana kata Ibnul Qayyim dalam Zaadul Ma’ad :

قال الإمام أحمد : (غَسَّل) أي : جامع أهله ، وكذا فسَّره وكيع

Imam Ahmad berkata, makna ghossala adalah menyetubuhi istri.
Demikian ditafsirkan pula oleh Waki’.
Tafsiran di atas disebutkan pula dalam Fathul Bari 2: 366 dan Tuhfatul Ahwadzi, 3: 3.
Tentu hubungan intim tersebut mengharuskan untuk mandi junub.

Namun kalau kita lihat tekstual hadits diatas, Yang dimaksud hubungan intim adalah pada pagi hari di hari Jum'at, bukan pada malam harinya

Sebagaimana hal ini dipahami oleh para ulama dan mereka tidak memahaminya pada malam Jum’at.

وقال السيوطي في تنوير الحوالك: ويؤيده حديث: أيعجز أحدكم أن يجامع أهله في كل يوم جمعة، فإن له أجرين اثنين: أجر غسله، وأجر غسل امرأته. أخرجه البيهقي في شعب الإيمان من حديث أبي هريرة.

As Suyuthi dalam Tanwirul Hawalik dan beliau menguatkan hadits tersebut berkata :
Apakah kalian lemas menyetubuhi istri kalian pada setiap hari Jum’at (artinya bukan di malam hari, )?
Karena menyetubuhi saat itu mendapat dua pahala:
1. Pahala mandi Jum’at,
2. Pahala menyebabkan istri mandi (karena disetubuhi).
Yaitu hadits yang dimaksud dikeluarkan oleh Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman dari hadits Abu Hurairah.

Dan sah sah saja jika mandi jumat digabungkan dengan mandi junub.

Imam Nawawi rahimahullah menjelaskan :
"Jika seseorang meniatkan mandi junub dan mandi Jum’at sekaligus, maka maksud tersebut dibolehkan.”
(Al-Majmu’, 1: 326)

Intinya, sebenarnya pemahaman kurang tepat yang tersebar di masyarakat awam.
Yang tepat, yang dianjurkan adalah hubungan intim pada pagi hari ketika mau berangkat Jumatan, bukan di malam hari.

Tentang anjurannya pun masih diperselisihkan oleh para ulama karena tafsiran yang berbeda dari mereka mengenai hadits diatas.

Wallahu a’lam


Semoga dapat memberikan manfaat kepada kita semua. Aamiin......

┏🕊Titian Ilmu🇮🇩━━━━━━━━┓

*۞اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ۞*
•┈◎❅❀❦|| 🕋🌻🌹🦋🌻🌹🕋 ||❦❀❅◎┈•


Kenikmatan Tertinggi Melihat Wajah Allah

۞﷽۞ MUTIARA HIKMAH ۞﷽۞

╭⊰✿️•┈•┈•⊰✿ৡৢ˚❁🕌❁˚ৡ✿⊱•┈•┈•✿️⊱╮

✦* Kenikmatan Tertinggi Melihat Wajah
      Allah *✦
 •┈┈•⊰✿┈•ৡৢ❁˚💚🌹🌟🌹💚˚❁ৡ•┈✿⊱•┈┈•
                        ╭⊰✿ •̩̩̩͙े༊

بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــــمِ

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Sebagai seorang mukmin kita meyakini bahwa Allah ta’ala tidak menciptakan kehidupan ini untuk tujuan yang sia-sia. Allah ta’ala akan mengumpulkan dan menghitung amal seluruh manusia kelak di hari kiamat. Dan orang yang beriman akan ada yang masuk surga dan selainnya akan masuk neraka.

Melihat wajah Allah yang mulia
Salah satu kenikmatan yang disediakan Allah ta’ala bagi orang mukmin di dalam surga adalah mereka dapat memandang wajah Allah yang mulia.

📖 Allah Ta’ala berfirman:

لِلَّذِينَ أَحْسَنُوا الْحُسْنَى وَزِيَادَةٌ وَلا يَرْهَقُ وُجُوهَهُمْ قَتَرٌ وَلا ذِلَّةٌ أُولَئِكَ أَصْحَابُ الْجَنَّةِ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ

“Bagi orang-orang yang berbuat baik, ada pahala yang terbaik (surga) dan tambahannya. Dan muka mereka tidak ditutupi debu hitam dan tidak (pula) kehinaan. Mereka itulah penghuni surga, mereka kekal di dalamnya.” (QS. Yunus: 26)

✍️ Kata Syaikh ‘Abdurrahman bin Nashir As Sa’di:

“Bagi mereka yang baik dalam beribadah kepada Allah adalah husna, yaitu mendapat balasan surga, juga mendapat ziyadah yaitu melihat wajah Allah yang mulia dan mendengar Allah Ta’ala berbicara, mendapatkan ridho-Nya serta meraih kegembiraan dengan berada di dekat Allah.” (Taisir Al Karimir Rahman, hal. 339)

📖 Dalam ayat lain Allah Ta’ala juga berfirman:

وُجُوهٌ يَوْمَئِذٍ نَاضِرَةٌ إِلَى رَبِّهَا نَاظِرَةٌ

“Muka mereka (orang mukmin) pada hari itu berseri-seri. Kepada Rabbnya mereka melihat.” (QS. Al-Qiyamah: 22-23)

📖 Ibnu Katsir dalam tafsirnya terhadap ayat di atas menjelaskan:

“Orang mukmin akan melihat Rabbnya secara nyata dengan mata kepala mereka, hal ini sebagaimana terdapat dalam hadist riwayat Bukhari rahimahullah, ‘Sesungguhnya kalian akan melihat Rabb kalian dengan mata kalian sendiri.’ (HR. Bukhari no. 485).

Dan telah jelas bahwa orang mukmin akan melihat Rabbnya kelak di akhirat dalam hadist shohih yang mutawatir yang tidak mungkin lagi tertolak dari Abu Sa’id radhiallahu’anhu dan Abu Hurairah radhiallahu’anhu, seseorang bertanya:

‘Yaa Rasulullah, apakah kami akan melihat Rabb kami di hari kiamat kelak?

Rasulullah menjawab:

Apakah membahayakan kalian ketika kalian melihat matahari dan bulan…….?

Ia menjawab,’Tidak’. ‘Demikianlah kalian akan melihat Rabb kalian.”

✍️ Dari Jarir bin Abdillah al-Bajali radhiallahu’anhu, beliau berkata:

“Kami sedang duduk bersama Rasulullah shalallahu’alaihi wa salam saat beliau melihat bulan di malam badar.

Beliau shalallhu’alaihi wa salam bersabda:

إِنكم سترون ربكم كما ترون هذا القمر لا تضامون في رؤْيتهِ ، فإِن استطعتم أن لا تغلبوا على صلاة قبل طلوع الشمسِ وقبل غروبها فافعلوا

“Sesungguhnya kalian akan melihat Rabb kalian seperti kalian melihat bulan ini, tidak membahayakan kalian saat melihatnya. Jika kalian mampu untuk tidak meninggalkan sholat sebelum terbit dan terbenamnya matahari maka lakukanlah” (HR. Bukhari no. 554 dan Muslim no. 632).

📖 Kemudian beliau shallallahu ‘alaihi wa salam membaca ayat:

وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ قَبْلَ طُلُوعِ الشَّمْسِ وَقَبْلَ غُرُوبِهَا

“Dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu, sebelum terbit matahari dan sebelum terbenamnya.” (QS. Thaha: 130)

Itu Kenikmatan yang Paling Besar Kala di Surga:

Dari seorang sahabat yang mulia, Shuhaib bin Sinan radhiallahu’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda;

“Jika penghuni surga telah masuk surga, Allah ta’ala berfirman:

“Apakah kalian mau tambahan nikmat (dari kenikmatan surga yang telah kalian peroleh)?

Bukankah Engkau telah memutihkan wajah-wajah kami?

Dan Engkau telah memasukkan kami ke dalam surga dan menyelamatkan kami dari neraka?

Kemudian Allah singkap hijab (penutup wajahNya yang mulia), dan mereka mengatakan:

فَمَا أُعْطُوا شَيْئًا أَحَبَّ إِلَيْهِمْ مِنْ النَّظَرِ إِلَى رَبِّهِمْ عَزٌّ

“Tidak ada satupun kenikmatan yang lebih kami cintai dari memandang wajah Allah Ta’ala.” (HR. Muslim no. 181).

📚 Rasulullah mengajarkan doa memohon kenikmatan memandang wajah Allah:

اللهم بعلمك الغيب وقدرتك على الخلق أحيني ما علمت الحياة خيرا لي وتوفني إذا علمت الوف

اة خيرا لي اللهم وأسألك خشيتك يعني في الغيب والشهادة وأسألك كلمة الحكم في الرضى والغضب وأسألك القصد في الفقر والغنى وأسألك نعيما لا يبيد وأسألك قرة عين لا تنقطع وأسألك الرضى بعد القضاء وأسألك برد العيش بعد الموت وأسألك لذة النظر إلى وجهك والشوق إلى لقائك في غير ضراء مضرة ولا فتنة مضلة اللهم زينا بزينة الإيمان واجعلنا هداة مهتدين

🤲🏻“Ya Allah, dengan pengetahuan-Mu terhadap yang ghaib dan kekuasaan-Mu atas semua makhluk, hidupkanah aku selama Engkau tahu kehidupan itu lebih baik bagi ku, dan matikanlah aku jika Engkau tahu kematian itu lebih baik bagiku.

Ya Allah, sesungguhnya aku memohon rasa takut kepadaMu di saat sendiri maupun dalam keadaan terang-terangan, aku memohon perkataan yang benar dalam keadaan baik maupun marah, aku memohon kesederhanaan, baik dalam keadaan fakir maupun kaya, aku memohon kenikmatan yang tak akan habis, dan aku memohon penyejuk hati yang tak pernah berakhir.

Aku memohon keridhoan atas ketetapanMu, aku memohon ketentraman setelah kematian, dan aku memohon kenikmatan memandang wajah-Mu, dan kerinduan bertemu dengan-Mu, bukan dalam kesusahan yang mebinasakan dan cobaan yang menyesatkan.

Ya Allah, hiasilah kami dengan hiasan iman dan jadikanlah kami termasuk orang-orang yang memberi dan diberi petunjuk.” (HR. An-Nasai, Ahmad dan lainnya).

Semoga dapat memberikan manfaat kepada kita semua. Aamiin......

┏🕊Titian Ilmu🇮🇩━━━━━━━━┓

*۞اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ۞*
•┈◎❅❀❦|| 🕋🌻🌹🦋🌻🌹🕋 ||❦❀❅◎┈•


Kejujuran Itu Kesederhanaan Yang Paling Mewah

۞﷽۞ MUTIARA HIKMAH ۞﷽۞

╭⊰✿️•┈•┈•⊰✿ৡৢ˚❁🕌❁˚ৡ✿⊱•┈•┈•✿️⊱╮

✦* Kejujuran Itu Kesederhanaan Yang Paling
     Mewah *✦
 •┈┈•⊰✿┈•ৡৢ❁˚💚🌹🌟🌹💚˚❁ৡ•┈✿⊱•┈┈•
                        ╭⊰✿ •̩̩̩͙े༊

بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــــمِ

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Kejujuran itu kesederhanaan yang paling mewah, mengapa dikatakan demikian? Kejujuran itu terdengarnya sederhana, namun sesungguhnya ia adalah mahkota kemuliaan bagi insan yang beriman.

Ia adalah perhiasan jiwa yang lebih bercahaya dari intan berlian dan lebih mempesona dari bintang yang gemerlapan. Kejujuran adalah tiang agama, pilar etika, dan pangkal wibawa.

📶 Tanpa kejujuran maka agama tidak lengkap, akhlaq tidak sempurna dan wibawa akan sirna. Oleh karena itu Allah menyuruh kita untuk berperilaku jujur dan benar sebagaimana dalam firman-Nya :”Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar. (QS.Al-Ahzab: 70).

📶 Hal yang penting dalam membina persahabatan dan segala hubungan dengan sesama adalah kejujuran, ketulusan dan kerendahan hati untuk saling menerima kelebihan dan kekurangan masing-masing. Sesungguhnya orang yang berkata jujur akan mendapatkan tiga hal; kepercayaan, cinta dan rasa hormat.
(Ali bin Abi Thalib)

📶 Di akhir zaman ini begitu sulitnya memegang kejujuran,namun bukan berarti tak bisa kita miliki. Dengan niat baik dan usaha yang sungguh-sungguh semoga Allah menganugerahkan sikap jujur menjadi kepribadian kita.

Semoga dapat memberikan manfaat kepada kita semua. Aamiin......

┏🕊Titian Ilmu🇮🇩━━━━━━━━┓

*۞اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ۞*
•┈◎❅❀❦|| 🕋🌻🌹🦋🌻🌹🕋 ||❦❀❅◎┈•


Sahabat Ibarat Tangan dan Mata

۞﷽۞ MUTIARA HIKMAH ۞﷽۞

╭⊰✿️•┈•┈•⊰✿ৡৢ˚❁🕌❁˚ৡ✿⊱•┈•┈•✿️⊱╮

✦* Sahabat Ibarat Tangan dan Mata *✦
 •┈┈•⊰✿┈•ৡৢ❁˚💚🌹🌟🌹💚˚❁ৡ•┈✿⊱•┈┈•
                        ╭⊰✿ •̩̩̩͙े༊

بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــــمِ

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Persahabatan itu seperti tangan dengan mata..
Saat tangan terluka, mata menangis…
Saat mata menangis, tangan menghapusnya... 

Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan mempunyai nilai yang indah.

Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, tetapi persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan bertumbuh bersama karenanya.

Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi membutuhkan proses yang panjang seperti besi menajamkan besi, demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya.

Persahabatan diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur-disakiti, diperhatikan-dikecewakan,didengar-diabaikan, dibantu-ditolak, namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan dengan tujuan kebencian.

Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan untuk menghindari perselisihan, justru karena kasihnya ia memberanikan diri menegur apa adanya.

Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman, tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan dengan tujuan sahabatnya mau berubah.

Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih dari orang lain,tetapi justru ia beriinisiatif memberikan dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya.

Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya, karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis.

Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati, namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya. Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namun ada juga yang begitu hancur karena dikhianati sahabatnya.

Beberapa hal seringkali menjadi penghancur persahabatan antara lain:
1. Masalah bisnis UUD (Ujung-Ujungnya Duit)
2. Ketidakterbukaan
3. Kehilangan kepercayaan
4. Perubahan perasaan antar lawan jenis
5. Ketidak setiaan

Tetapi penghancur persahabatan ini telah berhasil dipatahkan oleh sahabat-sahabat yang teruji kesejatian motivasinya.

💝 Renungkan:
Mempunyai satu sahabat sejati lebih berharga dari seribu teman yang mementingkan diri sendiri.

“Dalam masa kejayaan, teman-teman mengenal kita. Dalam kesengsaraan, kita mengenal teman-teman kita..” – Anonim -
Hargai dan peliharalah selalu persahabatan anda dengan mereka.
Always Together,,,!!

Semoga dapat memberikan manfaat kepada kita semua. Aamiin......

┏🕊Titian Ilmu🇮🇩━━━━━━━━┓

*۞اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ۞*
•┈◎❅❀❦|| 🕋🌻🌹🦋🌻🌹🕋 ||❦❀❅◎┈•


Rabu, 01 April 2020

Dzikir Pagi Petang Bagaikan Baju Besi

۞﷽۞ MUTIARA HIKMAH ۞﷽۞

╭⊰✿️•┈•┈•⊰✿ৡৢ˚❁🕌❁˚ৡ✿⊱•┈•┈•✿️⊱╮

✦* Dzikir Pagi Petang Bagaikan Baju Besi *✦
 •┈┈•⊰✿┈•ৡৢ❁˚💚🌹🌟🌹💚˚❁ৡ•┈✿⊱•┈┈•
                        ╭⊰✿ •̩̩̩͙े༊

بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــــمِ

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

💝 * Ibnu Qayyim rahimahullah berkata:

أذكار الصباح والمساء بمثابة الدرع كلما زادت سماكته لم يتأثر صاحبه، بل تصل قوة الدرع أن يعود السهم فيصيب من أطلقه

"Zikir pagi dan petang seperti baju besi. Semakin bertambah ketebalannya, maka pemiliknya semakin tidak terkena (bahaya). Bahkan kekuatan baju besi itu bisa sampai memantulkan kembali anak panah sehingga berbalik mengenai pemanahnya sendiri.”

💝 * Ibnu ash-Shalah rahimahullah berkata:

من حافظ على أذكار الصباح والمساء، وأذكار بعد الصلوات، وأذكار النوم، عُدّ من الذاكرين الله كثيراً

"Barang siapa menjaga pengamalan Zikir Pagi dan Petang, Zikir Bada Salat, dan Zikir Tidur, maka dia dihitung termasuk orang-orang yang banyak berzikir kepada Allah.”

💝 * Ibnu Katsir rahimahullah berkata:

البسوا معطف الأذكار ليقيكم شرور الإنس والجان ودثروا أرواحكم بالاستغفار لتمحي لكم ذنوب الليل والنهار ,وإن أصابكم ماتكرهونه فسترضون وتتيقنون بأنه خير قدره لكم ربكم لأنكم قد تحصنتم بالله

"Kenakanlah pakaian zikir agar menjaga kalian dari kejelekan-kejelekan manusia dan jin.
Selimutilah roh-roh kalian dengan istighfar, supaya menghapus dosa-dosa siang dan malam.

Apabila ada sesuatu yang kalian benci menimpa kalian, maka kalian akan ridha dan kalian akan yakin, bahwa itu merupakan kebaikan yang ditakdirkan untuk kalian oleh Rabb kalian, karena kalian telah berlindung kepada Allah.”
[Al-Waabil ash-Shayyib min al-Kalim at-Thayyib, 71]

💝 * "Mari awali kegiatan pagi ini dengan berdoa buat kesehatan kita semua" *💝

✨ *بِسْــــــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ*
💦 *إِنَّ الْحَمْدَ لِلّٰهِ نَحْمَدُهُ وَ نَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعوذُبِاللّٰهِ مِنْ شُرُوُرِ أَنْفُسِنَا وَ مِنْ سَيِّئَاتِ اَعْمَالِنَا،مَنْ يَهْدِهِ اللّٰهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَ مَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ*
☘ *أَشْهَدُ اَنَّ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللّٰه وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. أَمَّابَعْدُ*

✨ *_"Sesungguhnya segala puji hanya milik Allah Subhanahu Wa Ta’ala Yg kita memuji-Nya,kita memohon pertolongan & pengampunan dari-Nya, yg kita memohon dari kejelekan jiwa-jiwa kami dan keburukan amal-amal kami. Saya bersaksi bahwasanya tiada AIlah yang hak untuk disembah melainkan Ia Allah Subhanahu Wa Ta’ala & tiada sekutu Bagi-Nya serta Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Salam adalah utusan Allah Subhanahu Wa Ta'ala" _*

Semoga dapat memberikan manfaat kepada kita semua. Aamiin......

┏🕊Titian Ilmu🇮🇩━━━━━━━━┓

*۞اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ۞*
•┈◎❅❀❦|| 🕋🌻🌹🦋🌻🌹🕋 ||❦❀❅◎┈•


Dahsyatnya Doa Kun Fayakun Yang Istimewa

۞﷽۞ MUTIARA HIKMAH ۞﷽۞

╭⊰✿️•┈•┈•⊰✿ৡৢ˚❁🕌❁˚ৡ✿⊱•┈•┈•✿️⊱╮

✦* Dahsyatnya Doa Kun Fayakun Yang
      Istimewa *✦
 •┈┈•⊰✿┈•ৡৢ❁˚💚🌹🌟🌹💚˚❁ৡ•┈✿⊱•┈┈•
                        ╭⊰✿ •̩̩̩͙े༊

بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــــمِ

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Kalimat kun fayakun merupakan salah satu penggalan dari surah Yasin ayat 82

إِنَّمَآ أَمْرُهُۥٓ إِذَآ أَرَادَ شَيْـًٔا أَن يَقُولَ لَهُۥ كُن فَيَكُونُ

Artinya: “Sesungguhnya keadaan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya: “Jadilah!” maka terjadilah ia.” (Q. S. Yasin: 82)

Kun fayakun merupakan kalimat perintah Allah akan terjadinya sesuatu yang dihendakiNya yang menjadi ciri keistimewaan surat Yasin. Sering membaca surah Yasin atau kalimat kun fayakun,  akan memberikan banyak manfaat layaknya manfaat membaca Al Quran pada orang yang membacanya,  diantaranya adalah:

1. Menyadari Allah pencipta alam semesta

وَهُوَ ٱلَّذِى خَلَقَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ بِٱلْحَقِّ ۖ وَيَوْمَ يَقُولُ كُن فَيَكُونُ ۚ قَوْلُهُ ٱلْحَقُّ ۚ وَلَهُ ٱلْمُلْكُ يَوْمَ يُنفَخُ فِى ٱلصُّورِ ۚ عَٰلِمُ ٱلْغَيْبِ وَٱلشَّهَٰدَةِ ۚ وَهُوَ ٱلْحَكِيمُ ٱلْخَبِيرُ

Artinya: “Dan Dialah yang menciptakan langit dan bumi dengan benar. Dan benarlah perkataan-Nya di waktu Dia mengatakan “Jadilah, lalu terjadilah”, dan di tangan-Nya-lah segala kekuasaan di waktu sangkala ditiup. Dia mengetahui yang gaib dan yang nampak. Dan Dialah Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui”. (Q.S. Al-An’am ayat 73).

الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَى عَلَى الْعَرْشِ الرَّحْمَنُ فَاسْأَلْ بِهِ خَبِيرًا

Artinya: “Yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara keduanya dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas Arsy, (dialah) Yang Maha Pemurah, maka tanyakanlah tentang itu kepada Yang Maha Mengetahui.” (Q. S. Al Furqan: 59)

2. Menyadari bahwa Allah yang menciptakan manusia

إِنَّ مَثَلَ عِيسَىٰ عِندَ ٱللَّهِ كَمَثَلِ ءَادَمَ ۖ خَلَقَهُۥ مِن تُرَابٍ ثُمَّ قَالَ لَهُۥ كُن فَيَكُونُ

Artinya: ” Sesungguhnya misal (penciptaan) Isa di sisi AllAh, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya: “Jadilah” (seorang manusia), maka jadilah dia.” (Q. S. Ali Imran: 59)

3. Membuat yang tidak mungkin menjadi mungkin

Tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah ketika Ia berkata kun fayakun.  Maka dari itu mintalah apapun yang bahkan menurut kita tidak mungkin karena Ia Maha Kuasa.Bacaan kun fayakun menjadi doa agar keinginan tercapai.

قَالَتْ رَبِّ أَنَّىٰ يَكُونُ لِى وَلَدٌ وَلَمْ يَمْسَسْنِى بَشَرٌ ۖ قَالَ كَذَٰلِكِ ٱللَّهُ يَخْلُقُ مَا يَشَآءُ ۚ إِذَا قَضَىٰٓ أَمْرًا فَإِنَّمَا يَقُولُ لَهُۥ كُن فَيَكُونُ

Artinya: “Maryam berkata: “Ya Tuhanku, betapa mungkin aku mempunyai anak, padahal aku belum pernah disentuh oleh seorang laki-lakipun”. Allah berfirman (dengan perantaraan Jibril): “Demikianlah Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya. Apabila Allah berkehendak menetapkan sesuatu, maka Allah hanya cukup berkata kepadanya: “Jadilah”, lalu jadilah dia.” (Q. S. Ali Imran: 47)

Kun fayakun juga bisa diamalkan sebagai doa untuk mendapatkan jodoh dalam Islam,  doa ibu hamil untuk anak dalam kandungan,  dan doa agar dipermudah segala urusan.

4. Mendapat jiwa yang tenang

Membaca kun fayakun akan membuat jiwa lebih tenang karena percaya bahwa Allah telah mengetahui apa yang baik bagi kita.

ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُم بِذِكْرِ ٱللَّهِ ۗ أَلَا بِذِكْرِ ٱللَّهِ تَطْمَئِنُّ ٱلْقُلُوبُ

Artinya: “(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q. S. Ar Ra’ad: 28).

5.  Mendapat kemuliaan

Berikut Hadits Riwayat Abu Daud mengenai manfaat membaca Kun Fayaakun,

“Siapa yang membaca Al-Qur’an dan beramal dengan isi kandungannya, dianugerahkan kedua ibu bapaknya mahkota di hari kiamat. Cahayanya (mahkota) lebih baik dari cahaya matahari di rumah-rumah dunia. Kalaulah demikian itu matahari berada di rumahmu (dipenuhi dengan sinarnya), maka apa sangkaan kamu terhadap yang beramal dengan ini (al-Qur’an).” (HR. Abu Daud).

6. Memperkuat keimanan

وَمَنْ أَحْسَنُ دِينًا مِّمَّنْ أَسْلَمَ وَجْهَهُ لِلَّهِ وَهُوَ مُحْسِنٌ وَاتَّبَعَ مِلَّةَ إِبْرَاهِيمَ حَنِيفًا ۗ وَاتَّخَذَ اللَّهُ إِبْرَاهِيمَ خَلِيلًا

Artinya: “Dan siapakah yang lebih baik agamanya daripada orang yang ikhlas menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang diapun mengerjakan kebaikan, dan ia mengikuti agama Ibrahim yang lurus. Dan Allah mengambil Ibrahim menjadi kesayangan-Nya” (Q. S. An Nisa: 25)

7. Kemudahan dalam segala urusan

وَمَنْ يُسْلِمْ وَجْهَهُ إِلَى اللَّهِ وَهُوَ مُحْسِنٌ فَقَدِ اسْتَمْسَكَ بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقَى وَإِلَى اللَّهِ عَاقِبَةُ الْأُمُورِ

Artinya: “Dan barangsiapa yang menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang dia orang yang berbuat kebaikan, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang kokoh. Dan hanya kepada Allah-lah kesudahan segala urusan.” (Q. S. Luqman : 22)

8. Dikabulkan permohonannya

Salah satu cara agar keinginan cepat terkabul dalam Islam adalah dengan mengamalkan bacaan kun fayakun.

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِى عَنِّى فَإِنِّى قَرِيبٌ ۖ أُجِيبُ دَعْوَةَ ٱلدَّاعِ إِذَا دَعَانِ ۖ فَلْيَسْتَجِيبُوا۟ لِى وَلْيُؤْمِنُوا۟ بِى لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ

Artinya: “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (Q. S. Al Baqarah: 186).

9. Mempermudah jalan rezeki

Allah telah mengatur segalanya untuk kita, jodoh,  ajal, maupun rejeki. Dengan memaknai bacaan kun fayakun dan menjadikannya dzikir pembuka rezeki,  berarti kita menyadari bahwa satu-satunya yang mampu melancarkan rezeki adalah Allah SWT

تُولِجُ ٱلَّيْلَ فِى ٱلنَّهَارِ وَتُولِجُ ٱلنَّهَارَ فِى ٱلَّيْلِ ۖ وَتُخْرِجُ ٱلْحَىَّ مِنَ ٱلْمَيِّتِ وَتُخْرِجُ ٱلْمَيِّتَ مِنَ ٱلْحَىِّ ۖ وَتَرْزُقُ مَن تَشَآءُ بِغَيْرِ حِسَابٍ

Artinya : “Engkau masukkan malam ke dalam siang dan Engkau masukkan siang ke dalam malam. Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati, dan Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup. Dan Engkau beri rezeki siapa yang Engkau kehendaki tanpa hisab (batas)”. (Q. S. Ali Imran: 27)

إِنَّ ٱللَّهَ يَرْزُقُ مَن يَشَآءُ بِغَيْرِ حِسَابٍ

Artinya: “Sesungguhnya Allah memberi rezeki kepada siapa yang dikehendaki-Nya tanpa hisab. (Q. S. Ali Imran: 37)

10. Menyadari bahwa kita hanya mahluk lemah

Allah mampu membuat dan menghancurkam apa yang Ia kehendaki dengan mandiri, berbeda dengan manusia yang begitu lemah dan rapuh.

اللَّهُ الَّذِي خَلَقَكُم مِّن ضَعْفٍ ثُمَّ جَعَلَ مِن بَعْدِ ضَعْفٍ قُوَّةً ثُمَّ جَعَلَ مِن بَعْدِ قُوَّةٍ ضَعْفاً وَشَيْبَةً

Artinya: “Allah, Dialah yang menciptakan kamu dari keadaan lemah, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah keadaan lemah itu menjadi kuat, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah kuat itu lemah (kembali) dan beruban. Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya dan Dialah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa.” (Q.S. Ar Rum: 54)

11. Mengingatkan pada kematian

Bacaan kun fayakun akan mengingatkan kita pada betapa fananya dunia ini.  Bahwa semua yang diciptakan Allah,  bisa diambilnya kembali kapan saja.

Yazid Ar-Raqasyi rahimahullahu berkata kepada dirinya sendiri, “Celaka engkau wahai Yazid! Siapa gerangan yang akan menunaikan shalat untukmu setelah kematianmu? Siapakah yang mempuasakanmu setelah mati? Siapakah yang akan memintakan keridhaan Rabbmu untukmu setelah engkau mati?”

Kemudian ia berkata, “Wahai sekalian manusia, tidakkah kalian menangis dan meratapi diri-diri kalian dalam hidup kalian yang masih tersisa? Duhai orang yang kematian mencarinya, yang kuburan akan menjadi rumahnya, yang tanah akan menjadi permadaninya dan yang ulat-ulat akan menjadi temannya dalam keadaan ia menanti dibangkitkan pada hari kengerian yang besar. Bagaimanakah keadaan orang ini?” Kemudian Yazid menangis hingga jatuh pingsan. (At-Tadzkirah, hal. 8-9)

12. Mendekatkan diri pada Allah

Semakin banyak kita mengucapkan kalam Allah maka semakin dekat pula kita pada Allah SWT. Perumpamaan orang yang mengingat Rabbnya dengan orang yang tidak mengingat Rabbnya bagaikan orang hidup dengan orang mati” (Muttafaq’ Alaihi).

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَٱبْتَغُوٓا۟ إِلَيْهِ ٱلْوَسِيلَةَ وَجَٰهِدُوا۟ فِى سَبِيلِهِۦ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya, dan berjihadlah pada jalan-Nya, supaya kamu mendapat keberuntungan.” (Q. S. Al Maidah: 35)

13. Dijauhkan dari musibah

Dengan menyebut nama Allah yang dengan sebab nama-Nya tidak ada sesuatu pun di bumi maupun di langit yang dapat membahayakan (mendatangkan mudharat). Dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui) sebanyak tiga kali, niscaya tidak akan ada sesuatu pun yang memudharatkannya” (HR. Abu Daud: 5088, dan Tirmidzi: 3388)

Demikian penjelasan terkait apa saja manfaat bacaan kun fayakun dalam kehidupan sehari – hari.

Semoga dapat memberikan manfaat kepada kita semua. Aamiin......

┏🕊Titian Ilmu🇮🇩━━━━━━━━┓

*۞اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ۞*
•┈◎❅❀❦|| 🕋🌻🌹🦋🌻🌹🕋 ||❦❀❅◎┈•


Ditengah Viralnya Corona "COVID 19"

۞﷽۞ MUTIARA HIKMAH ۞﷽۞

╭⊰✿️•┈•┈•⊰✿ৡৢ˚❁🕌❁˚ৡ✿⊱•┈•┈•✿️⊱╮

✦* Ditengah Viralnya Corona "COVID 19" *✦
 •┈┈•⊰✿┈•ৡৢ❁˚💚🌹🌟🌹💚˚❁ৡ•┈✿⊱•┈┈•
                        ╭⊰✿ •̩̩̩͙े༊

بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــــمِ

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Jadi tertarik dengan angka *19* yang ada pada nama virus ini.

Angka *19* terdiri dari dua angka yakni *1* dan *9*

Apa istimewanya angka *1* dan  *9* di COVID 19?

Angka *1 (SATU)* adalah *_AHAD atau ESA_*

Pelajaran yang dapat diambil, kalau hidup mau berarti maka awali dan jangan lupa dengan *_Dzat yang 1 (satu), ialah Allah ..._*
*_qul huwallhu ahad_*

Demikian pula fenomena corona, selama kita dekat dan taat pada Allah maka tak perlu takut berlebihan.

Virus makhluk Allah, dan manusia makhluk Allah juga.

Maka mintalah padaNya agar virus ini tak menghampiri kita.

Inilah cara kita yang pertama dalam menghadapi fenomena virus yaitu:

*PERBAIKI KEDEKATAN KITA DENGAN ALLAH*

Lalu angka *9* adalah angka yang *_istimewa_*, karena jika hasil perkalian *9* *_dijumlahkan_* akan menghasilkan angka *9*

Perkalian *_9_*...
1x9 =9
2x9=18=1+8=9
3x9=27=2+7=9
4x9=36=3+6=9
5x9=45=4+5=9 dst...

Kemudian ketika kita lihat Al-Quran, surat demi surat, sampailah kita ke surat *9* ...

Surat ke *9* dalam Al- Qur'an, yaitu *_at Taubah_* yang artinya *_TAUBAT_*

Maka cara kedua yaitu:

*PERBANYAK TAUBAT*

karena boleh jadi wabah ini hadir sebagai *_peringatan_* atas kemaksiatan manusia.

Allah mengingatkan manusia itu dengan dua ayatNya,

*qouliyah* Al-Qur'an Hadits, dan *kauniyah* ciptaanNya.

Dan belajar dari umat terdahulu yang dihancurkan Allah, ketika umat sudah tak mempan diingatkan dengan ayat *_qouliyah_* maka Allah turunkan ayat *_kauniyah_* sebagai pengingat.

Sekarang gabungan angka *1 dan 9* menghasilkan *19*

*_Jumlah huruf hijaiyah_* dari ayat pertama surat *Al Fatihah* adalah *19*

In Sya Allah kita hadapi fenomena ini dengan mengawali segala perbuatan baik kita dengan *Basmallah*

*C* uma karna Virus teramat kecil
*O* rang sedunia panik luar biasa
*R* ahasianya hanya Iman & Takwa
*O* rang akan tenang menghadapinya
*N* amun terkadang orang lupa
*A* llah lah Yang Maha Berkehendak atas semuanya.

Wallahu a'lamubissawab.....
*_TETAP SEMANGAT_*

Semoga dapat memberikan manfaat kepada kita semua. Aamiin......

┏🕊Titian Ilmu🇮🇩━━━━━━━━┓

*۞اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ۞*
•┈◎❅❀❦|| 🕋🌻🌹🦋🌻🌹🕋 ||❦❀❅◎┈•


4 Malaikat Yang Mendatangi Orang Sakit

۞﷽۞ MUTIARA HIKMAH ۞﷽۞

╭⊰✿️•┈•┈•⊰✿ৡৢ˚❁🕌❁˚ৡ✿⊱•┈•┈•✿️⊱╮

✦*4 Malaikat Yang Mendatangi Orang Sakit*✦
 •┈┈•⊰✿┈•ৡৢ❁˚💚🌹🌟🌹💚˚❁ৡ•┈✿⊱•┈┈•
                        ╭⊰✿ •̩̩̩͙े༊

بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــــمِ

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

✅ Kalau kita tahu sebenarnya tak ada alasan untuk sedih dan mengeluh saat kita sakit, karena sebenarnya itu adalah kasih sayang Allah SWT pada kita. Kita mengeluh saat sakit karena kita tak tahu rahasianya. Tulisan pendek ini membuktikan bahwa sakit itu harus disyukuri karena itu adalah bukti kasih sayang Allah pada kita. Allah mengutus 4 malaikat untuk selalu menjaga kita dalam sakit.

Rasulullah SAW bersabda: “Apabila seorang hamba yang beriman menderita sakit, maka Allah memerintahkan kepada para malaikat agar menulis perbuatan yang terbaik yang dikerjakan hamba mukmin itu pada saat sehat dan pada saat waktu senangnya.”
Ujaran Rasulullah SAW tsb diriwayatkan oleh Abu Imamah al Bahili.

 Dalam hadist yang lain Rasulullah bersabda :
“Apabila seorang hamba mukmin sakit, maka Allah mengutus 4 malaikat untuk datang padanya.”

Allah memerintahkan :

1. Malaikat pertama untuk mengambil kekuatannya sehingga menjadi lemah.

2. Malaikat kedua untuk mengambil rasa lezatnya makanan dari mulutnya

3. Malaikat ketiga untuk mengambil cahaya terang di wajahnya sehingga berubahlah wajah si sakit menjadi pucat pasi.

4. Malaikat keempat untuk mengambil semua dosanya , maka berubahlah si sakit menjadi suci dari dosa.

Tatkala Allah akan menyembuhkan hamba mukmin itu, Allah memerintahkan kepada malaikat 1, 2 dan 3 untuk mengembalikan kekuatannya, rasa lezat, dan cahaya di wajah sang hamba.

Namun untuk malaikat ke 4 , Allah tidak memerintahkan untuk mengembalikan dosa-dosanya kepada hamba mukmin. Maka bersujudlah para malaikat itu kepada Allah seraya berkata : “Ya Allah mengapa dosa-dosa ini tidak Engkau kembalikan?”

Allah menjawab: “Tidak baik bagi kemuliaan-Ku jika Aku mengembalikan dosa-dosanya setelah Aku menyulitkan keadaan dirinya ketika sakit. Pergilah dan buanglah dosa-dosa tersebut ke dalam laut.”

Dengan ini, maka kelak si sakit itu berangkat ke alam akhirat dan keluar dari dunia dalam keadaan suci dari dosa sebagaimana sabda Rasulullah SAW : “Sakit panas dalam sehari semalam, dapat menghilangkan dosa selama setahun.”

Subhanallaah … subhanallaah … !!

“Tiada seorang mu’min yang ditimpa oleh lelah atau pe­nyakit, atau risau fikiran atau sedih hati, sampaipun jika terkena duri, melainkan semua penderitaan itu akan di­jadikan penebus dosanya oleh Allah. (HR Bukhari-Muslim)

“Jika sakit seorang hamba hingga tiga hari, maka keluar dari dosa-dosanya sebagaimana keadaannya ketika baru lahir dari kandungan ibunya. (HR Ath-Thabarani)

“Penyakit panas itu menjaga tiap mu’min dari neraka, dan panas semalam cukup dapat menebus dosa setahun.” (HR Al-Qadha’i)

Semoga dapat memberikan manfaat kepada kita semua. Aamiin......

┏🕊Titian Ilmu🇮🇩━━━━━━━━┓

*۞اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ۞*
•┈◎❅❀❦|| 🕋🌻🌹🦋🌻🌹🕋 ||❦❀❅◎┈•




Fenomena Air Dalam Al Qur'an

۞﷽۞ MUTIARA HIKMAH ۞﷽۞

╭⊰✿️•┈•┈•⊰✿ৡৢ˚❁🕌❁˚ৡ✿⊱•┈•┈•✿️⊱╮

✦* Fenomena Air Dalam Al Qur'an *✦
 •┈┈•⊰✿┈•ৡৢ❁˚💚🌹🌟🌹💚˚❁ৡ•┈✿⊱•┈┈•
                        ╭⊰✿ •̩̩̩͙े༊

بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــــمِ

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Aktivitas manusia tak dapat dipisahkan dari keberadaan air. Air adalah kehidupan. Air merupakan kebutuhan vital makhluk hidup di muka bumi. Tanpa air kita binasa. Pentingnya air seringkali tak kita sadari, karena air mudah didapat di banyak tempat dan tersedia melimpah. Kebutuhan akan air baru terasa ketika sumur kita kering.

Allah swt menurunkan air dari langit dengan suatu ukuran, lalu Dia jadikan air itu menetap di bumi dan Dia kuasa untuk melenyapkannya (QS 23:18).

Aktivitas manusia tak dapat dipisahkan dari keberadaan air. Pusat-pusat peradaban manusia di masa lalu disangga oleh sumber air. Mesopotamia berkembang di kawasan antara sungai Efrat dan Tigris. Mesir kuno hingga kini bergantung pada sungai Nil. Kota-kota dunia di zaman modern, seperti Rotterdam, London, Paris, Shanghai dan Tokyo berdekatan dengan sungai sebagai sumber pemenuhan kebutuhan dan sarana transportasi.

Alquran melukiskan air sebagai berikut:

✅ Sungguh, dalam penciptaan langit dan bumi, pergantian malam dan siang, kapal yang berlayar di lautan membawa muatan yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati; dan Dia tebarkan di bumi segala jenis hewan, dan perkisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi; sungguh itu semua merupakan tanda-tanda kebesaran Allah bagi orang yang mengerti. (QS 2:164).

Allah swt menjadikan awan bergerak perlahan, kemudian mengumpulkannya, lalu Dia jadikan bertumpuk-tumpuk, lantas hujan keluar dari celah-celahnya (QS 24:43).

Allah mengirimkan angin lalu menggerakkan awan dan membentangkannya di langit dan menjadikannya bergumpal-gumpal, lalu menurunkan hujan itu pada hamba-hamba-Nya. (QS 30:48).

Allah swt meniupkan angin pembawa kabar gembira mendahului datangnnya rahmat. Angin itu membawa awan mendung ke suatu daerah yang tandus, lalu turun hujan di daerah itu, kemudian tumbuh berbagai buah-buahan. Seperti itulah Dia membangkitkan orang yang telah mati (QS 7:57).

Allah swt menjadikan kita dari tanah, kemudian dari setetes mani, lalu dari segumpal darah, lantas dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tak sempurna. Allah swt tetapkan dalam rahim sampai waktu yang sudah ditentukan, kemudian Dia keluarkan engkau sebagai bayi, lalu dengan berangsur-angsur sampai kepada usia dewasa. Engkau lihat bumi ini kering, kemudian Allah swt menurunkan air hujan di atasnya, hiduplah bumi itu dan menjadi subur serta menumbuhkan berbagai macam tumbuhan indah (QS 22:5).

Allah swt menciptakan segala binatang dari air dan menghidupkan segalanya dengan air. Sebagian dari hewan itu ada yang berjalan di atas perut dan sebagian berjalan dengan dua kaki, sedangkan sebagian yang lain berjalan dengan empat kaki. (QS 24:45, 21:30).

Allah swt menciptakan Adam as dari tanah, kemudian menciptakan anak keturunannya dari saripati air yang hina; air mani, lalu Dia sempurnakan dan tiupkan ruh ciptaan-Nya ke dalam tubuhnya, dan Dia menjadikan pendengaran, penglihatan dan hati bagi manusia agar ia bersyukur. (QS 32:7-9).

Hendaklah setiap manusia memperhatikan bahwa ia diciptakan dari air mani yang terpancar, yang keluar dari antara tulang punggung laki-laki dan tulang dada perempuan (QS 86:5-7).

Allahlah yang menciptakan manusia dari air, lalu Dia jadikan ia berkeluarga dan berketurunan yang berasal dari hubungan pernikahan. (QS 25:54).

Allah swt menurunkan air hujan dari langit, lalu menumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan. Dia keluarkan dari tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang menghijau dan mengeluarkan butir yang banyak. Dari mayang kurma mengurai tangkai-tangkai yang menjulai, dan kebun-kebun anggur, zaitun, dan delima. (QS 6:99).

Pada masa Nabi Nuh as air turun dari langit dan memancar dari tanah menjadi bah yang menenggelamkan segala. Diwahyukan kepada Nuh, bahwa tak akan beriman di antara kaumnya, kecuali sedikit. Nuh membuat kapal dengan pengawasan dan petunjuk wahyu Allah. Setiap kali pemimpin kaumnya berjalan melewati Nuh, mereka mengejeknya. Nuh berkata, “Jika kamu mengejek kami, kelak kamu tahu siapa yang akan ditimpa azab.” (QS 11:36-38).

Ketika perintah Allah datang dan dapur air memancarkan air, Dia berfirman, “Muatkanlah ke dalam kapal itu binatang masing-masing sepasang dan juga keluargamu dan orang-orang yang beriman.” Nuh berkata, “Naiklah ke dalamnya dengan menyebut nama Allah di waktu berlayar dan di waktu berlabuh. Tuhanku Maha Pengampun, Maha Penyayang.” (QS 11:39-41).

Kapal pun berlayar dalam gelombang laksana gunung. Nuh memanggil anaknya di tempat terpencil, “Hai anakku, naiklah ke kapal bersama kami dan janganlah bergabung bersama orang-orang yang ingkar.” Anaknya menjawab, “Aku akan berlindung ke gunung yang menjagaku dari air bah!” Nuh berkata, “Tak ada yang melindungi hari ini dari azab Allah selain Dia.” Gelombang menjadi penghalang antara bapak dan anak. Maka anak itu pun termasuk orang-orang yang tenggelam. (QS 11:42-43).

Allah pun berfirman, “Hai bumi telanlah airmu, dan hai langit hentikan hujanmu.” Air pun surut. Perintah selesai. Kapal itu pun berlabuh di atas bukit Judi. “Binasalah orang-orang yang zalim.” Nuh berseru, “Ya Tuhanku, sungguh, anakku adalah keluargaku, dan sungguh, janji-Mu itu benar. Engkau hakim yang seadil-adilnya.” (QS 11:44-45).

Allah berfirman, “Hai Nuh, dia bukan termasuk keluargamu yang dijanjikan akan selamat. Perbuatannya tidak baik. Janganlah termasuk orang bodoh.” Nuh berkata, “Tuhanku,aku berlindung kepada Engkau dari memohon apa yang aku tidak tahu. Jika Engkau tidak menaruh belas kasih kepadaku, niscaya aku termasuk orang yang merugi.” Allah berfirman, “Hai Nuh, turunlah dengan selamat sejahtera dan penuh keberkatan dari Kami atasmu dan atas umat beriman yang bersamamu.” (QS 11:46-48).

Pada masa Nabi Musa as laut Merah terbelah menyelamatkan dia dan menenggelamkan Fir’aun. Ketika kedua golongan saling melihat, pengikut Musa berkata, “Sungguh, kita benar-benar akan tersusul.” Musa menjawab, “Sekali-kali kita tak akan tersusul; sungguh, Tuhanku bersamaku, Dia akan memberi petunjuk kepadaku.” Allah wahyukan kepada Musa, “Pukullah laut itu dengan tongkatmu.” Maka laut itu pun terbelah (QS 26:61-66).

Allah menyelamatkan Bani Israil melintasi laut. Fir’aun dan bala tentaranya mengikuti mereka untuk menganiaya. Ketika Fir`aun hampir tenggelam dia berkata, “Aku percaya bahwa tidak ada tuhan melainkan Tuhan yang dipercayai oleh Bani Israil, dan aku termasuk orang-orang yang berserah diri.” Allah selamatkan jasad Fir’aun agar menjadi pelajaran bagi orang yang datang sesudahnya. (QS 10:90-92).

Kehidupan dunia ibarat air hujan yang diturunkan dari langit, maka mengalirlah air di lembah-lembah dan arus itu membawa buih mengambang. Dari logam yang dilebur dalam api untuk membuat perhiasan atau alat-alat, ada pula buihnya seperti buih arus itu. Itulah perumpamaan tentang yang benar dan yang batil. Buih akan hilang sebagai sesuatu yang tak ada gunanya tetapi yang bermanfaat akan tetap ada di bumi. (QS 13:17).

Semoga dapat memberikan manfaat kepada kita semua. Aamiin......

┏🕊Titian Ilmu🇮🇩━━━━━━━━┓

*۞اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ۞*
•┈◎❅❀❦|| 🕋🌻🌹🦋🌻🌹🕋 ||❦❀❅◎┈•


Dunia Itu Hanya 3 Hari

۞﷽۞ MUTIARA HIKMAH ۞﷽۞

╭⊰✿️•┈•┈•⊰✿ৡৢ˚❁🕌❁˚ৡ✿⊱•┈•┈•✿️⊱╮

✦* Dunia Itu Hanya 3 Hari *✦
 •┈┈•⊰✿┈•ৡৢ❁˚💚🌹🌟🌹💚˚❁ৡ•┈✿⊱•┈┈•
                        ╭⊰✿ •̩̩̩͙े༊

بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــــمِ

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Hasan Al Bashri rahimahullah berkata : Dunia itu hanya tiga hari :
🌹 Kemarin, yang tak kan terulang.
🌻 Hari ini, tempat menabung amalan kita.
🌺 Besok, yang belum tentu menemuinya.

Begitu dalam untaian nasehat dari seorang ulama salaf, Hasan Al Bashri rahimahullah diatas. Ya betul, dunia itu hanya tiga hari saja kawan. Tidaklah lama sebenarnya, begitu amat singkat. Kita harus memanfaatkan waktu yang singkat tersebut, untuk satu tujuan. Tujuan apakah itu? Meraih ridho Allah Ta’alaa, dengan cara beribadah kepada-Nya sesuai tuntunan Al Qur’an dan Sunnah.

“Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.” (QS Adz Dzariyat : 56)

Mari kita coba maknai nasehat dari Hasan Al Bashri rahimahullah diatas…

📖 Kemarin, yang tak kan terulang.

Begitu banyak rangkaian kejadian dan aktifitas yang kita lalui di hari kemarin. Ada yang manis, tetapi tak sedikit yang pahit. Ada yang meninggalkan kesan bahagia, tetapi tak jarang yang berujung sedih. Namun setelah semuanya terjadi, maka akan berlalu.

Sebenarnya kita hanya perlu untuk mengambil hikmah dan mensyukuri dari apa yang telah kita alami dan lakukan, apapun bentuknya. Karena bisa jadi yang pahit dan menyedihkan, mampu untuk menjadikan pribadi kita lebih taat dan kuat.

Sebaliknya, yang manis dan bahagia, justru dapat menjerumuskan kita kepada kelalaian dan kehinaan. Maka mohonlah kepada Allah, agar kita diberikan hati yang bening dan hidup, agar mampu mengambil hikmah dan pelajaran yang bermanfaat. Ya Allah, lunakkanlah hati kami dengan mengingat-Mu dan bersyukur kepada-Mu…

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.” (QS Al Baqarah : 216)

📖 Hari ini, tempat menabung amalan kita.

Hari yang sedang kita jalani saat ini, adalah kesempatan emas untuk mengisinya dengan ketaatan dalam bentuk amal ibadah. pastikan yang wajib tak terlewat, dan perbanyaklah mengerjakan yang sunnah.

Besar kecilnya ibadah, tergantung pada niat dalam hati kita. Kita tidak pernah tau, amalan mana yang nanti akan membawa kita masuk ke dalam surga. Tugas kita hanya fokus beribadah serta memastikan lurusnya niat hanya pada Allah Ta’alaa. Jangan sia – siakan waktu kita dengan hal – hal yang tidak membawa manfaat, terlebih bagi akhirat kita kelak.

Apalagi saat tubuh masih diberikan nikmat sehat, optimalkan untuk beribadah hanya pada-Nya. Pada akhirnya, setelah kemarin tak dapat diulang, besok tak tentu berjumpa, maka manfaatkanlah sebaik mungkin hari ini.

”Ada dua kenikmatan yang banyak manusia tertipu, yaitu nikmat sehat dan waktu senggang”. (HR. Bukhari, dari Ibnu ‘Abbas)

📖 Besok, yang belum tentu menemuinya.

Adakah yang bisa menjamin kita masih bisa berjumpa dengan hari besok? Tidak ada seorang pun, melainkan hanya Allah Ta’alaa semata yang Maha Mengetahui. Nasehat ini menghadapkan diri kita kepada satu hal penting; lakukanlah yang Allah dan Rasul-Nya sukai, sebaik-baiknya, dan saat ini juga. Karena kita tidak pernah tau, apakah kita masih bisa menemui hari besok untuk melakukannya, ataukah itulah yang terakhir bisa kita lakukan.

Para ulama salaf berkata : “Termasuk salah satu tanda hamba dibenci Allah adalah dia menyia-nyiakan waktu.” Dan mereka (para salaf) sangat bersungguh-sungguh untuk tidak melewatkan satu hari atau sebagian hari tanpa membekali diri mereka dari hari itu dengan ilmu yang bermanfaat atau amalan shalih, supaya tidak berlalu (habis) umur mereka dengan sia-sia dan terbuang dengan percuma.

🎖 Berbekalah dengan ketakwaan karena engkau tidak tahu
🎖 Apabila malam telah gelap apakah engkau akan hidup esok hari
🎖 Betapa banyak orang yang sehat meninggal tanpa didahului sakit
🎖 Dan betapa banyak orang yang sakit ternyata hidup lama
🎖 Betapa banyak seorang pemuda sore dan pagi harinya dalam kondisi aman, padahal kain kafannya telah digunting dan dia tidak mengetahuinya

Ibnul Qayyim rahimahullah berkata: ”Keuntungan terbesar di dunia adalah engkau menyibukkan dirimu setiap saat dengan sesuatu yang paling utama dan bermanfaat untuk kehidupan akhirat. Bagaimana dikatakan berakal seseorang yang menjual Surga dan kenikmatan di dalamnya dengan syahwat (kesenangan dunia) yang hanya sesaat.”
Beliau juga berkata: ”Menyia-nyiakan waktu lebih lebih berbahaya dari pada kematian, karena menyia-nyiakan waktu memutuskanmu dari Allah dan akhirat, sedangkan kematian memtuskanmu dari dunia dan penghuninya.”

Wallahu a’lam bishowab. Barakallahu fiikum…

Semoga dapat memberikan manfaat kepada kita semua. Aamiin......

┏🕊Titian Ilmu🇮🇩━━━━━━━━┓

*۞اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ۞*
•┈◎❅❀❦|| 🕋🌻🌹🦋🌻🌹🕋 ||❦❀❅◎┈•


Rabu, 25 Desember 2019

Kisah Nabi Muhammad SAW Membelah Bulan

Kisah Nabi Muhammad SAW Membelah Bulan





Di zaman Jahilliyah hiduplah raja bernama Habib bin Malik di Syam, dia penyembah berhala yang fanatik dan menentang serta membenci agama yang didakwahkan Rasulullah Saw.

Suatu hari Abu Jahal menyurati Raja Habib bin Malik perihal Rasulullah Saw.
Surat itu membuatnya penasaran dan ingin bertemu dengan Rasulullah Saw, dan membalas surat itu Ia akan berkunjung ke Mekah.
Pada hari yang telah ditentukan berangkatlah Ia dengan 10.000 orang ke Mekah.

Sampai di Desa Abtah, dekat Mekah, ia mengirim utusan untuk memberitahu Abu Jahal bahwa Dia telah tiba di perbatasan Mekah.
Maka disambutlah Raja Habib oleh Abu Jahal dan pembesar Quraisy.
"Seperti apa sih Muhammad itu......?"

Tanya Raja Habib setelah bertemu dengan Abu Jahal.
"Sebaiknya Tuan tanyakan kepada Bani Haasyim," jawab Abu Jahal.
Lalu Raja Habib menanyakan kepada Bani Hasyim.
"Di masa kecilnya, Muhammad adalah anak yang bisa di percaya, jujur, dan baik budi.

Tapi, sejak berusia 40 tahun, Ia mulai menyebarkan agama baru, menghina dan menyepelekan tuhan-tuhan kami.
Ia menyebarkan agama yang bertentangan dengan agama warisan nenek moyang kami," jawab salah seorang keluarga Bani Hasyim.

Raja Habib memerintahkan untuk menjemput Rasulullah Saw, dan menyuruh untuk memaksa bila Ia tidak mau datang.
Dengan menggunakan jubah merah dan sorban hitam, Rasulullah Saw datang bersama Abu Bakar As Siddiq ra, dan Khadijah ra.
Sepanjang jalan Khadijah Ra, menangis karena khawatir akan keselamatan suaminya, demikian pula Abu Bakar ra.
"Kalian jangan takut, kita serahkan semua urusan kepada Allah ﷻ " Kata Rasulullah Saw.

Sampai di Desa Abthah, Rasulullah Saw di sambut dengan ramah dan dipersilahkan duduk di kursi yang terbuat dari emas.
Ketika Rasulullah Saw duduk di kursi tersebut, memancarlah cahaya kemilau dari wajahnya yang berwibawa, sehingga yang menyaksikannya tertegun dan kagum

Maka berkata Raja Habib:
"Wahai Muhammad setiap Nabi memiliki mukjizat, mukjizat apa yang Engkau miliki.................?"

Dengan tenang Rasulullah Saw balik bertanya:
"Mukjizat apa yang Tuan kehendaki................?"
Raja Habib bin Malik Menjawab:
"Aku menghendaki matahari yang tengah bersinar engkau tenggelamkan, kemudian munculkanlah bulan.

Lalu turunkanlah bulan ke tanganmu, belah menjadi dua bagian, dan masukkan masing-masing ke lengan bajumu sebelah kiri dan kanan.
Kemudian keluarkan lagi dan satukan lagi. Lalu suruhlah bulan mengakui engkau adalah Rasul.
Setelah itu kembalikan bulan itu ke tempatnya semula.

Jika engkau dapat melakukannya, aku akan beriman kepadamu dan mengakui kenabianmu,"....
Mendengar itu Abu Jahal sangat gembira, pasti Rasulullah Saw tidak dapat melakukannya.
Dengan tegas dan yakin Rasulullah Saw menjawab: "Aku penuhi permintaan Tuan."

Kemudian Rasulullah Saw berjalan ke arah Gunung Abi Qubaisy dan shalat dua rakaat.
Usai shalat, Beliau Saw berdoa dengan menengadahkan tangan tinggi-tinggi, agar permintaan Raja Habib terpenuhi.
Seketika itu juga tanpa diketahui oleh siapapun juga turunlah 12.000 malaikat.

Maka berkatalah malaikat:
"Wahai Rasulullah, Allah menyampaikan salam kepadamu.
Allah berfirman: 'Wahai kekasih-Ku, janganlah engkau takut dan ragu. Sesungguhnya Aku senantiasa bersamamu. Aku telah menetapkan keputusan-Ku sejak Zaman Azali.'
Tentang permintaan Habib bin Malik, pergilah engkau kepadanya untuk membuktikan kerasulanmu. Sesungguhnya Allah yang menjalankan matahari dan bulan serta mengganti siang dengan malam.

Habib bin Malik mempunyai seorang putri cacat, tidak punya kaki dan tangan serta buta. Allah ﷻ telah menyembuhkan anak itu, sehingga ia bisa berjalan, meraba dan melihat."
Lalu bergegaslah Rasulullah Saw turun menjumpai orang kafir, sementara bias cahaya kenabian yang memantul dari wajahnya semakin bersinar.
Waktu itu matahari telah beranjak senja, matahari hampir tenggelam, sehingga suasananya remang-remang

Tak lama kemudian Rasulullah Saw berdoa agar bulan segera terbit.
Maka terbitlah bulan dengan sinar yang benderang.
ILUSTRASI Terbelahnya Bulan Lalu dengan dua jari Rasulullah Saw mengisyaratkan agar bulan itu turun ke pada nya
Tiba-tiba suasana jadi amat menegangkan ketika terdengar suara gemuruh yang dahsyat.
Segumpal awan mengiringi turunnya bulan ke tangan Rasulullah Saw.
Segera setelah itu Beliau rosulalloh membelahnya menjadi dua bagian, lalu Beliau masukkan ke lengan baju kanan dan kiri.
Tidak lama kemudian, Beliau rosulalloh mengeluarkan potongan bulan itu dan menyatukannya kembali.
Dengan sangat takjub orang-orang menyaksikan Rasulullah Saw menggengam bulan yang bersinar dengan indah dan cemerlang.
Bersamaan dengan itu bulan mengeluarkan suara:
"Asyhadu alla ilaha illallah, wa asyhadu anna Muhammadan 'abduhu wa rasuluh."
Menyaksikan keajaiban itu, pikiran dan perasaan semua yang hadir terguncang.
Sungguh, ini bukan mimpi, melainkan sebuah kejadian yang nyata............!
Sebuah mukjizat luar biasa hebat yang disaksikan sendiri oleh Raja Habib bin Malik.

Ia menyadari, itu tak mungkin terjadi pada manusia biasa, meski ia lihai dalam ilmu sihir sekalipun.....!

Namun, hati Raja Habib masih beku.
Maka ia pun berkata, "Aku masih mempunyai syarat lagi untuk mengujimu."
Belum lagi Raja Habib sempat melanjutkan ucapannya, Rasulullah memotong pembicaraan,
"Engkau mempunyai putri yang cacat, bukan...............?
Sekarang, Allah ﷻ telah menyembuhkannya dan menjadikannya seorang putri yang sempurna."

Raja Habib pun terkejut karena tidak ada siapapun yang tahu penyakit anaknya itu yaitu lumpuh dan matanya buta kecuali orang-orang istana dan mereka yang dekat dengannya saja.
Mendengar itu, betapa gembiranya hati Raja Habib.
Spontan ia pun berdiri dan berseru,
"Hai penduduk Mekah.........!

Kalian yang telah beriman jangan kembali kafir, karena tidak ada lagi yang perlu diragukan.
Ketahuilah, sesungguhnya aku bersaksi: tiada Tuhan selain Allah dan tiada sekutu baginya;
dan aku bersaksi sesungguhnya Muhammad adalah Utusan dan hamba-Nya...!"

Melihat semua itu Abu Jahal jengkel dan marah, dengan emosi berkata kepada Raja Habib:
"Wahai...! Raja Habib engkau beriman kepada tukang sihir ini, hanya karena menyaksikan kehebatan sihirnya...............?"

Namun Raja Habib tidak menghiraukannya dan berkemas untuk pulang.
Sampai di pintu gerbang istana, putrinya yang sudah sempurna, menyambutnya sambil mengucapkan dua kalimat sahadat.
Tentu saja Raja Habib terkejut.
"Wahai putriku, darimana kamu mengetahui ucapan itu............?
Siapa yang mengajarimu.............?"

"Aku bermimpi didatangi seorang lelaki tampan rupawan yang memberi tahu ayah telah memeluk Islam.
Dia juga berkata, jika aku menjadi muslimah, anggota tubuhku akan lengkap. Tentu saja aku mau, kemudian aku mengucapkan dua kalimat sahadat," jawab sang putri.
Maka seketika itu juga Raja Habib pun bersujudlah sebagai tanda syukur kepada Allah ﷻ

Recent Comment

Statistic Blog

Anda Pengunjung Ke

Total Tayangan Halaman

Al Qur'an

Semoga Bermanfaat Bagi Pembaca
Wassalamu Alaikum Wr. Wb.