Dynamic Glitter Text Generator at TextSpace.net TITIAN ILMU
Glitter Text Generator at TextSpace.net
Dynamic Glitter Text Generator at TextSpace.net

Minggu, 17 Mei 2020

Fenomena Laut Terbelah Diberbagai Dunia Seperti Kisah Nabi Musa

۞﷽۞ FENOMENA ALAM ۞﷽۞
╔•♡♡♡═══❁﷽❁═══•🌹•╗
 *✍️Fenomena Laut Terbelah Diberbagai Dunia
        Seperti Kisah Nabi Musa✍*
╚•🌹•═══════════♡♡♡•╝

بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــــمِ
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهْ.

Satu kisah Nabi Musa yang paling populer adalah ketika Nabi Musa dan para pengikutnya berlari menghindari kejaran Firaun.

Mereka terdesak di Laut Merah, singkat cerita Laut Merah tersebut terbelah dan akhirnya Nabi Musa dan Pengikutnya dapat selamat dari kejaran Firaun.

Beberapa pantai terlihat seperti sedang terbelah dan membentuk suatu jalan ketika permukaan air laut sedang surut, lalu hilang tenggelam lagi ketika air laut sedang pasang.

Dengan kondisi air laut yang bisa terbelah, kita bisa seperti berjalan diantara dua bibir pantai dengan laut di kanan dan kiri kita.

Dilansir dari berbagi sumber, fenomena laut terbelah bisa dijumpai di berbagai dunia :

1. Pantai Lariti, Bima, Indonesia

Pantai Lariti Titian Ilmu by Leekhien
Pantai Lariti terletak di wilayah selatan Kabupaten Bima, tepatnya Desa Soro, Kecamatan Lambu Sape. Lokasi pantai tidak jauh dari Pelabuhan Sape, gerbang laut yang menghubungkan Pulau Sumbawa dan Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur. Dari Kota Bima, pantai ini bisa ditempuh satu jam perjalanan mengendarai mobil.

Sore itu air di teluk tengah surut. Dari kejauhan terlihat panorama Pantai Lariti berupa terumbu karang bagai jalan membentang membelah laut sepanjang 100 meter dari bibir pantai hingga Nisa Lampa Jaram, pulau persinggahan alias ladang ternak kuda merumput.

Adapun pasang surut air laut terjadi pukul 05.00- 07.00 dan 15.30-19.00. Selagi pasang surut air laut setinggi pinggang dan semata kaki orang dewasa.

Pantai ini mulai dikenal pertengahan 2014, menyusul kedatangan pengunjung masyarakat Kabupaten Bima dan Kota Bima saat libur kerja dan libur sekolah Sabtu dan Minggu. Mandi, berjalan-jalan di hamparan pasir putih, bermain bola selagi air surut, terutama anak-anak dan dewasa, dapat dinikmati di pantai itu.

2. Pulau Jindo - Modo, Korea Selatan

Pulau Jindo-Modo Titian Ilmu by Leekhien
Di Pulau Jindo, terdapat kisah masa lalu, ketika harimau menyerang pulau itu. Semua orang melarikan diri, kecuali seorang wanita tua yang malang. Ia pun bermunajad, berdoa dan berpasrah diri kepada dewa laut, meminta dewa untuk membuka perairan dan membiarkannya lewat ke pulau tetangga, Modo. Keinginannya terkabul.

Jejak kisah itu, kini menjadi destinasi wisata di Pulau Jindo dan Pulau Modo. Wisatawan bisa merasakan sensasi laut yang surut membentuk jalanan. Dan menghidupkan kembali kisah mengenai wanita tua yang dikejar harimau, menyeberangi Laut Kuning.

Dua kali setahun, sekali pada Mei dan sekali pada pertengahan Juni, pasang surut yang sangat rendah membuka jalan lintas alam yang menghubungkan Jindo dan Modo. Jalan lintas hampir sepanjang dua mil dan lebarnya lebih dari 120 kaki atau 36 meter, bisa dilintasi wisatawan.

Pada masing-masing hari itu, pengunjung dan wisatawan dari masing-masing pulau, secara tradisional berjalan ke tengah jalan lintas untuk bertemu satu sama lain dan merayakannya.

"Moses Miracle" Jindo ini memperoleh popularitas pada tahun 1975. Saat itu seorang jurnalis Prancis bepergian melalui Korea Selatan. Ia menemukan fenomena pasang surut paling dangkal itu, lalu menuliskannya. Legenda pun menyebar dan wisatawan berbondong-bondong ingin merasakan sensasi berjalan di tengah laut.

3. Pulau Noirmoutier, Perancis

Pulau Noirmoutier Titian Ilmu by Leekhien
Di Prancis, fenomena 'laut terbelah' dikenal dengan nama Passage du Gois. Passage de Gois ada di lautan yang menjadi bagian Teluk Biscay di bagian barat Prancis dan menghubungkan Kota Vendee dan Pulau Noirmoutier.

Nah, lautan antara kedua tempat tersebut selalu surut tiap dua kali dalam sehari. Ketika itulah, ada jalanan beraspal sepanjang 4,2 km yang lengkap dengan rambu-rambu lalu lintas.

Biasanya, lautan akan surut saat siang hari mulai pukul 12.00 waktu setempat selama 3 jam. Saat itulah, jalanan bisa dilalui dengan mobil atau orang-orang yang berjalan kaki.

Ternyata, jalanan beraspal tersebut memang sudah disiapkan oleh pemerintah Vendee sebagai jalan pintas menuju Pulau Noirmoutier. Namun tentu saja, fenomena 'laut terbelah' di sana menjadi daya tarik untuk turis yang unik


Subhanallah.
•┈•◎❅❀❦❖🌺💠🌺💠🌺❖❦❀❅◎•┈•
                           Titian Ilmu
              •┈•⊰✿┈•🔸🌹🔸•┈✿⊱•┈•
                             ╭⊰✿ •̩̩̩͙े༊

1 komentar:

  1. ayo segera bergabung dengan kami hanya dengan minimal deposit 20.000
    dapatkan bonus rollingan dana refferal ditunggu apa lagi
    segera bergabung dengan kami di i*o*n*n*q*q

    BalasHapus

Recent Comment

Statistic Blog

Anda Pengunjung Ke

Total Tayangan Halaman

Al Qur'an

Semoga Bermanfaat Bagi Pembaca
Wassalamu Alaikum Wr. Wb.